masbejo.com – Personel Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Metro Jaya berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan menyabet gelar juara nasional dalam ajang Kejuaraan Perbakin 2026 yang berlangsung di Jakarta Selatan.
Fakta Utama Peristiwa
Prestasi membanggakan kembali diukir oleh jajaran Satuan Brimob Polda Metro Jaya di kancah nasional. Dalam ajang bergengsi Kejuaraan Nasional Berburu Online dan Menembak Multi Event Pengprov Perbakin 2026, dua personel terbaik dari Batalyon C Pelopor sukses naik podium setelah menyisihkan puluhan peserta lainnya dari berbagai daerah.
Kejuaraan yang mempertemukan para penembak jitu terbaik tanah air ini menjadi panggung pembuktian bagi Bripda Muhammad Wildan Diliyanto dan Bripda Heriza Ramdhani. Keduanya berhasil mendominasi kategori Tembak Reaksi Non IPSC Divisi PCC Optic, sebuah kelas yang menuntut akurasi tinggi serta kecepatan reaksi yang luar biasa.
Bripda Muhammad Wildan Diliyanto tampil perkasa dengan meraih Juara 1 Overall Divisi PCC Optic Non IPSC. Sementara itu, rekan satu unitnya, Bripda Heriza Ramdhani, melengkapi dominasi Brimob Polda Metro Jaya dengan mengamankan posisi Juara 3 Overall pada kategori yang sama. Keberhasilan ini mempertegas kualitas pembinaan atlet menembak di internal Polri, khususnya di lingkungan Satbrimob Polda Metro Jaya.
Kronologi atau Detail Kejadian
Perhelatan akbar ini diselenggarakan oleh Pengprov Perbakin pada Jumat, 26 Juni 2026. Lokasi yang dipilih sebagai medan laga adalah Lapangan Tembak Jusman Puger, Bhumi Marinir Cilandak, Jakarta Selatan. Pemilihan lokasi ini memberikan tantangan tersendiri bagi para peserta mengingat fasilitasnya yang berstandar internasional dan atmosfer kompetisi yang kompetitif.
Kejuaraan Nasional Berburu Online dan Menembak Multi Event ini diikuti oleh total 21 peserta pada divisi PCC Optic Non IPSC. Para peserta berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari atlet profesional daerah hingga personel TNI-Polri yang memiliki spesialisasi di bidang menembak.
Sepanjang perlombaan, para atlet diuji melalui sejumlah tahapan yang mengombinasikan ketepatan membidik sasaran dengan manajemen waktu yang ketat. Kategori PCC (Pistol Caliber Carbine) dengan alat bantu optik menuntut konsentrasi penuh, di mana setiap detik dan setiap butir peluru sangat menentukan perolehan poin akhir. Personel Batalyon C Pelopor menunjukkan ketenangan luar biasa di bawah tekanan, yang akhirnya membawa mereka ke puncak klasemen.
Pernyataan atau Fakta Penting
Dansat Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Henik Maryanto, memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian anak buahnya tersebut. Dalam keterangannya pada Senin, 29 Juni 2026, ia menegaskan bahwa hasil ini bukanlah sebuah kebetulan, melainkan buah dari kerja keras yang terukur.
"Capaian tersebut merupakan hasil dari disiplin, latihan yang konsisten, serta semangat personel dalam meningkatkan kemampuan profesional di bidang menembak," ujar Kombes Henik Maryanto.
Ia juga menekankan bahwa kemampuan menembak adalah kompetensi dasar yang wajib dimiliki oleh setiap anggota Brimob. Namun, membawanya ke level kompetisi nasional memerlukan dedikasi ekstra. Menurutnya, keberhasilan di Lapangan Tembak Jusman Puger tersebut membuktikan bahwa kualitas sumber daya manusia di Batalyon C Pelopor berada di level tertinggi.
"Keberhasilan personel Batalyon C Pelopor tersebut menunjukkan bahwa kemampuan yang dimiliki anggota Brimob tidak hanya mendukung pelaksanaan tugas operasional di lapangan, tetapi juga mampu bersaing dan berprestasi di tingkat nasional," tambah Kombes Henik.
Dampak atau Implikasi
Kemenangan ini membawa dampak signifikan, baik secara internal bagi institusi Polri maupun secara eksternal bagi kepercayaan publik. Secara internal, prestasi Bripda Muhammad Wildan Diliyanto dan Bripda Heriza Ramdhani diharapkan menjadi pemantik semangat bagi ribuan personel lainnya untuk terus mengasah kemampuan teknis mereka.
Kombes Henik Maryanto berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh anggota untuk terus mengembangkan kompetensi sekaligus menjaga nama baik institusi melalui pencapaian yang positif. Hal ini sejalan dengan visi Polri untuk menciptakan personel yang unggul dan berdaya saing di berbagai bidang, tidak hanya dalam penegakan hukum tetapi juga di bidang olahraga prestasi.
Secara eksternal, keberhasilan ini memperkuat citra positif Polri di mata masyarakat. Prestasi di ajang nasional seperti Kejuaraan Perbakin menunjukkan bahwa Polri memiliki standar kualifikasi yang mumpuni. Hal ini sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kualitas sumber daya manusia Polri yang profesional, terlatih, dan siap menjalankan tugas negara dengan presisi tinggi.
Konteks Tambahan
Kejuaraan Nasional Perbakin 2026 ini mempertandingkan berbagai kategori, mulai dari kategori IPSC (International Practical Shooting Confederation) hingga Non IPSC. Fokus pada divisi PCC Optic menunjukkan adaptasi institusi terhadap perkembangan teknologi persenjataan dan olahraga menembak modern.
Satuan Brimob Polda Metro Jaya sendiri memang dikenal memiliki program pembinaan atlet yang sistematis. Melalui Batalyon-Batalyon di bawahnya, termasuk Batalyon C Pelopor, pembinaan kemampuan menembak dilakukan secara rutin sebagai bagian dari pemeliharaan kemampuan operasional (harkam).
Dengan hasil ini, Brimob Polda Metro Jaya kembali mengukuhkan posisinya sebagai salah satu unit elit dengan kemampuan menembak terbaik di Indonesia. Komitmen untuk terus meningkatkan kualitas personel melalui pembinaan kemampuan dan prestasi di berbagai bidang akan terus dilanjutkan. Hal ini dilakukan demi menjunjung tinggi sportivitas serta memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Prestasi ini juga menjadi catatan penting bagi Pengprov Perbakin dalam memetakan potensi atlet menembak nasional yang berasal dari unsur kedinasan, yang nantinya diharapkan dapat mewakili Indonesia di ajang internasional yang lebih tinggi.