Format Penulisan Alamat URL dan Nama Domain
Format Penulisan Alamat URL dan Nama Domain

Format Penulisan Alamat URL dan Nama Domain

masbejo.com – Format Penulisan Alamat URL dan Nama Domain. Sering kali kita mencari banyak dokumen, layanan pemerintahan, dan hal lainnya di internet. Etiap dokumen atau layanan pemerintah tersebut memiliki alamat yang unik yang tidak dimiliki dokumen lainnya. Suatu perusahaan yang memiliki website di internet juga akan memiliki nama yang berbeda untuk memberikan keunikan pada perusahaan tersebut. Untuk lebih jelasnya mari kita pelajari lebih lanjut.

Format Penulisan Alamat URL dan Nama Domain

1. URL (Uniform Resource Locator)

Setiap dokumen di Internet, baik yang berupa hypertext maupun hypermedia memiliki alamat yang unik dan berbeda antara satu dengan lainnya yang disebut URL (Uniform Resource Locator). URL menunjukkan rute ke file pada web atau pada fasilitas Internet yang lain. URL tersusun atas deretan dari karakter yang digunakan untuk mengidentifikasi format dokumen, tempat dokumen (direktori/subdirektori) disimpan, dan juga nama dokumen. Pada dasarnya URL memiliki bentuk:

protocol://hostname/[path/[filename]]

Protocol adalah metode atau mekanisme yang sudah distandarkan untuk mentransfer data. Server dan browser untuk WWW harus mendukung protokol HTTP agar dapat melakukan pertukaran data.

Hostname adalah alat yang memiliki IP (Internet Protocol) address di suatu network TCP/IP. Alat tersebut dapat berupa komputer, printer, router, atau modem. Misalnya IP address dari google adalah 202.164.34.02. Jika semua alamat situs dituliskan dengan format angka seperti ini,maka tentu kita akan kesulitan dalam mengingatnya. Untuk itu, diperlukan hostname agar kita lebih mudah mengingat alamat website.

[path/[filename]] adalah lokasi penyimpanan dan nama file pada suatu server. Misalnya URL dari website “dunia kecilku” adalah:

format penulisan url

2. Penulisan Nama Domain

Domain merupakan definisi dari alamat Internet yang merujuk ke sebuah negara, lembaga komersil, maupun pemerintah di mana website tersebut digunakan. Sistem pendaftaran nama domain bebas dan terbuka, bagi yang mendaftar lebih dulu akan diakui sebagai pemilik. Misalnya, perusahaan Jaya Mandiri mendaftarkan nama mandiri menggunakan domain com, maka nama alamat mandiri.com merupakan situs Internet milik perusahaan Jaya Mandiri. Untuk memudahkan dalam mengingat nama domain, Internet membagi nama domain sebagai berikut.

Baca Juga :  Mengenal Jenis-Jenis SSD

Contoh : java.net.id

Nama domain pada contoh di atas berarti:

java : nama perusahaannya

net : perusahaan penyedia jasa Internet (ISP)

id : lokasi perusahaan ada di Indonesia

Berikut ini nama domain di Indonesia (id) untuk subdomain id.

nama domain indonesia

Berikut ini beberapa nama domain yang ada di internet.

nama domain di internet

Jadi untuk setiap bentuk layanan akan memiliki nama domain yang berbed-bedaa seperti akademik menggunakan ac, sedangkan go untuk nama domain pemerintah. Begitu pula dengan nama domain dari masing-masing negara akan berbeda satu sama lain. Setiap nama domain negara berbeda agar kamu bisa dengan mudah mengidentifikasi layanan, organisasi, atau dari negera mana domain tersebut.

Semoga bermanfaat ya..

Pencarian Populer : penulisan nama website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.