Penentuan Tujuan Percobaan

Jawaban amatilah gambar di bawah ini apakah tujuan percobaan dan hipotesisnya berdasarkan pengamatan kalian

Berikut jawaban amatilah gambar di bawah ini apakah tujuan percobaan dan hipotesisnya berdasarkan pengamatan kalian. Sebelum kami uraikan contoh jawaban pada pertanyaan diatas. Kita akan ulas terlebih dahulu materi yang terkait pada pertanyaan diatas.

 

Penentuan Tujuan Percobaan

Dari pengamatan di lingkungan sekitar, maka kita menentukan dulu masalah yang akan diteliti. Dalam konteks percobaan IPA, masalah ini dapat dituliskan dalam bentuk pertanyaan atau dalam bentuk pernyataan untuk diuji, yang disebut juga dengan tujuan percobaan.

Tujuan percobaan haruslah dapat diuji, dapat dilakukan dan bukan merupakan pendapat pribadi. Seandainya dari pengamatan di sekitar sekolah, kalian menyebutkan bahwa bunga warna merah lebih bagus dibandingkan bunga warna kuning, maka apakah hal itu adalah tujuan percobaan yang baik? Mengapa demikian?

Tujuan percobaan yang disebutkan tadi merupakan pendapat pribadi sehingga ini bukan tujuan percobaan yang dapat diuji. Adapun jika kalian menuliskan tujuan berupa, “Apakah tanaman yang terkena cahaya matahari langsung akan menghasilkan warna bunga yang lebih cerah dibandingkan yang tidak terkena matahari?” Nah ini contoh tujuan percobaan yang dapat diuji.

Menuliskan Hipotesis (Dugaan)

Setelah menentukan masalah atau tujuan percobaan berdasarkan pengamatan awal, maka kalian bisa menuliskan hipotesis. Hipotesis merupakan perkiraan sementara atau dugaan dari jawaban terhadap tujuan percobaan yang akan diselidiki. Misalnya ketika kalian menjadi detektif yang mengamati tempat kejadian perkara pencurian, kalian mendapati tidak ada pintu atau jendela yang rusak, dan tidak ada barang yang terjatuh, maka muncul dugaan bahwa pencurian dilakukan oleh orang yang sudah mengenal keluarga tersebut dan mengetahui keadaan di rumah itu. Inilah contoh hipotesis.

Baca Juga :  Jawaban Mencari Kesalahan Penulisan Kata Berimbuhan Di-

Tentunya kalian bisa memperkirakan bahwa akan terjadi hujan, bukan? Dugaan ini kita buat berdasarkan pada pengetahuan atau pengalaman yang telah kalian miliki sebelumnya. Dengan kata lain, hipotesis itu harus bersifat logis atau masuk akal. Hipotesis semakin lengkap apabila didukung oleh alasan dari segi ilmu Sains atau ilmiah. Pada saat mendung, ada banyak uap air yang terkandung di awan. Semakin banyak uap air maka awan yang terbentuk semakin tebal, sehingga uap tersebut akan diturunkan dalam bentuk hujan.

Nah sebagai ilmuwan cilik, mari kita berlatih membuat dugaan sementara dalam Aktivitas 1.8 berikut.

Ayo Amati Aktivitas 1.8

Amatilah gambar di bawah ini. Jika kalian akan melakukan penyelidikan, apakah tujuan percobaan dan hipotesisnya berdasarkan pengamatan kalian? Ingatlah bahwa hipotesis didukung oleh alasan yang ilmiah.

Jawaban:

Dapat diketahui bahwa pada gambar diatas terdapat dua tanaman. Tanaman Agnes disiram dengan air dan pada tanam Ida disiram air dan diberi pupuk. Tujuan percobaan tersebut untuk mengobservasi implikasi pemberian pupuk untuk pertumbuhan tanaman. Sebelum mengemukakan hipotesis kita haru mengetahui variablenya terlebih dahulu.

Variable independen: Pemberian air dan pupuk.

Variable dependen: Tinggi pertumbuhan tanaman.

Variable kontrol: Tanaman Agnes

Hipotesis mengenai eksperimen tersebut adalah pemberian pupuk bisa meningkatkan laju dan intensitas pertumbuhan. Bila dijelaskan secara ilmiah adalah ketika tumbuhan diberi pupuk, maka kadar nutrien pada media tanam tumbuhan akan lebih banyak dibandingkan yang tak diberi pupuk. Banyaknya intensitas nutrien inilah yang memacu pertumbuhan tumbuhan yang lebih intens.