Apa hubungan bunyi dan proses mendengar

Jawaban apa hubungan bunyi dan proses mendengar

Berikut jawaban apa hubungan bunyi dan proses mendengar. Sebelum kami uraikan contoh jawaban pada pertanyaan diatas. Kita akan ulas terlebih dahulu materi yang terkait pada pertanyaan diatas.

 

Mari Refleksikan

1. Hal baru apa yang kalian dapatkan dari topik ini?

Jawaban: Hal baru yang didapatkan dari topik ini tentang cara telinga bekerja dan mendengar serta bagian-bagian di dalam telinga.

2. Apa hubungan bunyi dan proses mendengar?

Jawaban: Proses mendengar terjadi karena ada rangsangan bunyi yang menggetarkan gendang telinga kita. Kemudian, sistem pendengaran bekerja dari rangsangan gendang telinga.

3. Informasi apa yang diberikan oleh telinga kita? Jika telinga kita tidak berfungsi, adakah cara lain untuk mendapatkan informasi ini?

Jawaban: Informasi yang didapatkan bisa tanda bahaya, panggilan, cerita, dan lain-lain. Cara lain untuk mendapatkan informasi ini bisa menggunakan indra yang lainnya. Misal dengan menggunakan mata atau bahasa isyarat sebagai alat komunikasi untuk orang dengan gangguan pendengaran. Tuhan menciptakan kelima indra untuk saling melengkapi. Ketika salah satu indra tidak berfungsi masih ada indra lain yang membantu walaupun tidak akan sama.

4. Apakah suara keras baik untuk telinga kita?

Jawaban: Tidak. Suara keras dapat mengganggu sistem pendengaran kita.

5. Apa saja yang tidak bisa kita lakukan jika kita tidak bisa mendengar?

Jawaban: Banyak orang dengan gangguan pendengaran, tapi bisa beraktivitas, bahkan mereka bisa mencetak prestasi. Apalagi kini manusia bisa menciptakan teknologi untuk alat bantu pendengaran, seperti implan koklea. Alat ini berfungsi sebagai pengganti penangkap bunyi dan langsung meneruskan ke otak. Alat bantu dengar ini tidak bisa memberikan bunyi yang sama seperti yang didengar oleh orang normal. Namun bisa membantu mendengar peringatan berbahaya, suara-suara di sekitar, dan percakapan dengan orang.

6. Menurut kalian cara apa saja yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan telinga kita?

Jawaban: 

Cara yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan telinga:

– Membersihkan telinga dengan rutin

– Tidak memasukkan benda asing ke telinga kita

– Tidak memasukkan alat pembersih terlalu dalam

– Tidak mendengarkan musik terlalu kencang

– Melakukan pemeriksaan telinga secara rutin

– Menjaga telinga agar tetap kering

Belajar Lebih Lanjut

Bahaya dari Suara Keras atau Polusi Suara

Baca Juga :  Jawaban mitos atau fakta orang Batak cenderung berbicara dalam nada tinggi dan setengah berteriak

Saat mendengar suara yang terlalu keras, secara otomatis tangan kalian akan bergerak menutupi telinga. Ini karena suara yang keras membuat telinga kita sakit, bahkan bisa merusak pendengaran dan menyebabkan kehilangan pendengaran atau tuli.

Suara yang bising atau tidak enak didengar bisa disebut polusi suara. Polusi suara bisa terjadi pada manusia atau hewan. Polusi suara bisa dihasilkan oleh suara konstruksi bangunan, bor, transportasi, mesin las, dan sebagainya. Polusi suara yang terus-menerus bisa membuat orang susah tidur, stres, marah, dan gangguan pendengaran.

Gangguan Pendengaran

Kalian sudah lihat bahwa mendengar merupakan sebuah sistem yang berkesinambungan. Jika ada gangguan pada salah satu bagian, tentunya akan mengakibatkan gangguan pada keseluruhan sistem pendengaran kita.

Dengan mempelajari sistem pendengaran, manusia bisa menciptakan teknologi untuk alat bantu pendengaran, seperti implan koklea. Alat tersebut berfungsi sebagai pengganti penangkap bunyi dan langsung meneruskan ke otak. Alat bantu dengar ini tidak bisa memberikan bunyi yang sama seperti yang didengar oleh orang normal, namun bisa membantu mendengar peringatan berbahaya, suara-suara di sekitar, dan percakapan dengan orang.

Apa yang Sudah Aku Pelajari?

1. Kita bisa mendengar bunyi karena bunyi merambat ke telinga melalui udara.

2. Bunyi menggetarkan gendang telinga kita. Getaran ini membuat bagian-bagian telinga lainnya bergerak. Akhirnya, sinyal bunyi diterima saraf pendengaran dan diteruskan ke otak sehingga kita bisa mendengar bunyi.

3. Untuk menghindari gangguan pendengaran kita perlu melindungi telinga kita dari suara-suara keras.