Planet kerdil

Jawaban bagaimana pendapat kalian, apakah dari lima planet kerdil itu ada yang layak untuk menjadi tempat tinggal manusia

Berikut jawaban bagaimana pendapat kalian, apakah dari lima planet kerdil itu ada yang layak untuk menjadi tempat tinggal manusia. Sebelum kami uraikan contoh jawaban pada pertanyaan diatas. Kita akan ulas terlebih dahulu materi yang terkait pada pertanyaan diatas.

 

Planet Kerdil

Selain delapan planet yang sudah kita kenali di awal bab ini, ada juga yang dikategorikan sebagai planet kerdil. Salah satu contoh planet kerdil adalah Pluto.

Secara umum, planet kerdil memang memiliki banyak kemiripan dengan planet biasa. Keduanya sama-sama mengelilingi Matahari. Keduanya juga memiliki gaya gravitasinya sendiri. Hal yang membedakan adalah pada planet kerdil gaya gravitasi ini tidak cukup besar untuk menjaga kestabilan bentuknya. Gaya gravitasi yang kurang kuat ini juga yang menyebabkan orbit planet kerdil tidak benar-benar bersih dari benda-benda langit lain. Bahkan pada kasus Pluto, ia mempunyai satelit yang ukurannya lebih besar dan memiliki gaya gravitasi yang kuat, sehingga menyebabkan Pluto sering terganggu dan mudah goyah. Mungkin rasanya sama seperti saat kendaraan yang kita tumpangi disusul oleh kendaraan yang jauh lebih besar dengan kecepatan yang lebih tinggi.

Baca Juga :  Jawaban darimana tumbuhan mendapatkan karbon dioksida untuk proses fotosintesis

1) Pluto

Pluto adalah benda langit yang mencuri perhatian. Pernah dianggap planet untuk waktu yang cukup lama tetapi ilmuwan yang melakukan penyelidikan intensif menyadari ada perbedaan antara Pluto dengan kedelapan planet lainnya di Tata Surya. Selain itu, planet kerdil ini juga memiliki fisik yang menarik, yaitu satelit-satelit yang berputar-putar, gunung-gunung yang tinggi, serta salju yang berwarna merah.

Posisinya yang begitu jauh dari Matahari setara dengan 40 kali jarak Matahari ke Bumi. Pluto terletak di sebuah area yang disebut Sabuk Kuiper. Sabuk Kuiper itu sendiri dimulai dari Neptunus, sehingga benda benda langit yang berada di daerah ini juga disebut sebagai objek trans-Neptunus.

2) Ceres

Kalau Pluto terletak di area Sabuk Kuiper, Ceres yang dulunya dimasukkan dalam golongan asteroid ini “tinggal” di Sabuk Asteroid. Sabuk Asteroid terletak di antara Mars dan Jupiter.

Ceres adalah objek terbesar di Sabuk Asteroid. Bahkan dibandingkan dengan asteroid lainnya, ukuran Ceres memang jauh berbeda. Itu pula yang menjadi salah satu penyebab mengapa Ceres berganti status menjadi planet kerdil.

Meski belum terbukti memiliki lapisan atmosfer di permukaannya, ilmuwan masih menimbang kemungkinan Ceres berpotensi dapat menopang kehidupan. Pertimbangan ini dikarenakan adanya temuan bahwa di Ceres terdapat air.

3) Haumea

Satu lagi benda langit yang unik, mari berkenalan dengan Haumea. Planet kerdil ini berbentuk oval, tidak bulat seperti kebanyakan planet. Haumea juga termasuk dalam objek trans-Neptunus, dan memiliki dua satelit yang berputar mengelilinginya, yaitu Namaka dan Hi’iaka. Bentuknya yang oval disebabkan oleh gerak rotasinya yang sangat cepat.

Pengetahuan tentang Haumea masih sangat terbatas. Ilmuwan masih terus berusaha menyelidikinya. Sejauh ini yang diketahui adalah suhu permukaannya yang sangat ekstrim dinginnya. Haumea juga tidak memiliki medan magnetik sendiri. Selain itu, Haumea juga ditemukan ternyata memiliki cincin.

Baca Juga :  Jawaban buatlah laporan untuk menceritakan hasil proyekmu

4) Makemake

Berlokasi yang sama dengan Pluto, Haumea, dan Eris, Makemake adalah objek paling terang kedua di Sabuk Kuiper setelah Pluto. Penemuan Makemake dan Eris-lah yang membuat ilmuwan kembali mempertimbangkan ulang mengenai syarat benda langit yang disebut planet, hingga terciptalah istilah planet kerdil.

Letaknya yang sangat jauh dari Bumi menyebabkan pengamatan pada bentuk fisik permukaan Makemake masih cukup sulit dilakukan. Dari jauh, terlihat warna Makemake seperti Pluto, merah kecoklatan. Ilmuwan juga menemukan metana dan etana beku di permukaannya.

5) Eris

Ukuran Eris yang sedikit lebih besar dari Pluto menyebabkan astronom berdebat mengenai definisi planet. Permukaannya juga mirip seperti Pluto, berbatu-batu. Ilmuwan menduga suhu permukaannya berkisar -217°C hingga -243°C.

 

Ayo Duga Aktivitas 7.6

Proyek Rekomendasi Bumi Baru (2)

Migrasi ke Bumi Baru?

Pengetahuan tentang planet kerdil ini menambah wawasan kita tentang Tata Surya. Kalian punya referensi lain untuk menganalisis potensi benda langit lain menjadi pengganti Bumi. Bagaimana pendapat kalian, apakah dari lima planet kerdil itu ada yang layak untuk menjadi tempat tinggal manusia atau makhluk hidup lain yang saat ini tinggal di Bumi?

Jawaban : Sampai saat ini, masih dari kelima planet kerdil tersebut satupun tidak ada yang bisa menopang kehidupannya seperti di Bumi

1. Data apa yang menguatkan pendapat kalian?

Jawaban : Menurut hasil penelitian, masing-masing planet kerdil tersebut belum memiliki kemampuan untuk menopang kehidupan. Meskipun ada yang diprediksi memiliki air seperti Ceres, namun karena letaknya yang jauh dan tidak memungkinkan untuk melakukan penjelajahan luar angkasa. Maka sampai saat ini, kemungkinan untuk tinggal di salah satu planet kerdil tersebut masih sangat kecil.

2. Data lain apa yang perlu diketahui agar kalian dapat memberikan pendapat yang lebih kuat?

Jawaban : Masing-masing planet kerdil yang termasuk ke dalam jajaran planet tersebut memiliki keunikan tersendiri yang tentunya akan mempengaruhi seluruh komponen yang ada di dalamnya. Pluto letaknya terlalu jauh dan pastinya planet tersebut sangat dingin bahkan sampai minus ratusan derajat celcius sehingga tidak memungkinkan adanya kehidupan.

Ceres, meskipun diyakini memiliki air, namun atmosfer yang berbeda dan suhu permukaan yang belum diketahui menjadi alasan planet kerdil ini masih belum bisa disinggahi manusia. Haumea juga tidak memungkinkan karena selain bentuknya yang unik, rotasinya yang cepat juga akan mempengaruhi tarikan gravitasi planetnya sehingga tidak cocok dengan gravitasi planet tersebut.

Makemake juga tidak memungkinkan karena mengandung metana dan etana beku. Sehingga tidak mungkin dapat ditinggali manusia. Ersi juga memiliki suhu yang sangat dingin yakni mencapai lebih dari minus 200 derajat celcius. Sehingga akan membuat manusia membeku di permukaan planet tersebut.

 

Baca Juga :  Jawaban Majas Personifikasi dari pensil, kupu – kupu, bunga, Handphone, dan Matahari