Menghargai Makanan Tradisional

Jawaban buatlah daftar, apa saja makanan tradisional yang ada di kampung atau daerah kalian masing-masing

Berikut jawaban buatlah daftar, apa saja makanan tradisional yang ada di kampung atau daerah kalian masing-masing. Sebelum kami uraikan contoh jawaban pada pertanyaan diatas. Kita akan ulas terlebih dahulu materi yang terkait pada pertanyaan diatas.

 

Menghargai Makanan Tradisional

Hal yang juga penting kalian perhatikan adalah makanan tradisional. Apa makanan tradisional di lingkungan kalian masing-masing? Makanan tradisional itu dapat menjadi ciri khas yang membuat daerah kalian lebih dihargai warga lainnya. Semua itu berawal dari penghargaan kalian atas makanan tradisional tersebut.

Makanan tradisional memiliki nilai lebih dibanding makanan umum yang terkenal. Makanan tradisional mewakili kearifan lokal dari masing-masing masyarakat. Makanan tradisional diolah khusus oleh suatu masyarakat berdasarkan resep khusus yang turun temurun.

Seringkali makanan tradisional kurang dihargai masyarakatnya sendiri karena sudah terlalu terbiasa. Sehingga dianggap sebagai makanan biasa saja. Padahal para ahli makanan atau ahli kuliner dunia justru menghargai makanan tradisional karena khas. Kekhasan makanan itu merupakan kekayaan budaya daerah daerah di Indonesia.

Ragam Makanan Tradisional

Ragam makanan tradisional mencakup makanan pokok, olahan daging, hingga olahan sayuran. Makanan tradisional untuk makanan pokok umumnya berbasis pada beras, jagung, ketela, ubi, dan sagu.

Makanan tradisional berbasis beras sangat banyak. Seperti nasi krawu, nasi megono, nasi kuning, nasi uduk, dan lain-lain. Biasanya juga ditambahi lauknya serta sambal yang khas di masing-masing daerah. Seperti sambal matah, sambal oncom, sambal roa dan masih banyak lainnya.

Beberapa makanan tradisional berbahan jagung, seperti sego jagung serta grontol. Dari ketela ada makanan tiwul yang sangat awet sebagaimana sagu bakar. Dari bahan sagu juga hadir makanan papeda yang ada di sekitar kepulauan Maluku dan Papua. Ubi juga jadi bahan makanan pokok penting. Ada Ubi Papua, Ubi Kawi, hingga Ubi Cilembu yang dapat diolah menjadi makanan daerah masing-masing.

Baca Juga :  Jawaban coba kenali apa saja kewajiban dan hakmu di rumah, di sekolah, serta di lingkungan sekitar

Olahan daging sebagai makanan tradisional juga bermacam-macam. Yang berkuah antara lain adalah beragam jenis soto, gulai, serta sop. Lalu ada juga rawon, kuah asam, kuwah pliek dan lain-lain. Olahan daging lain adalah beragam sate, rendang, pindang, hingga beraneka ayam dan ikan goreng maupun bakar.

Olahan sayur ada yang berupa gado-gado, pecel, gudeg, plecing, gulai paku, pucuk ubi, botok, trancam, dan lain-lain. Sayur asam, sayur bening, serta sayur lodeh juga merupakan sebagian dari masakan tradisional berbasis sayuran. Masyarakat dunia sangat menghargai masakan berbasis sayuran atau vegetarian. Sejak dulu Indonesia kaya dengan masakan vegetarian.

Ragam Minuman Tradisional

Masing-masing daerah juga memiliki minuman tradisionalnya masing-masing selain teh dan kopi sebagai minuman sehari-hari masyarakat. Banyak minuman tradisional yang juga berfungsi sebagai penghangat badan seperti saraba, bandrek, jahe, dan sekoteng.

Air guraka, teh talua, wedang uwuh, wedang secang, bir pletok, maupun lahan adalah sebagian dari jenis minuman tradisional lainnya. Lalu ada minuman es cendol, es cincau, es doger, hingga es selendang mayang. Tentu masih banyak minuman tradisional lainnya

Ragam Jajanan

Jajanan tradisional di Indonesia banyak yang menggunakan tepung beras serta tepung ketan. Di antaranya adalah serabi, kue putu, kue lapis, talam, klepon, onde-onde, dan sebagainya. Bahan kelapa serta gula merah banyak dipakai untuk jajanan tradisional kita. Ketan juga banyak dipakai untuk bahan jajanan. Ada lemang, lepat, wajik, lemper, hingga ketan-mangga.

Pisang juga merupakan bahan yang banyak dipakai untuk jajanan tradisional. Ada yang sekadar dibakar, atau digoreng, hingga diolah sebagai kue seperti nogosari dan pisang hijau. Dari ketela, ada getuk hingga lemet, dari tepung sagu ada bagea dan kue kenari, sedangkan dari buah-buahan dibuat berbagai macam kue dodol. Itu semua contoh jajanan tradisional Indonesia.

Ragam Makanan/Minuman Kesehatan

Selain makanan tradisional, minuman tradisional, serta jajanan, kearifan lokal lain yang perlu diperhatikan adalah obat tradisional yang umumnya juga berupa makanan dan minuman. Yang menonjol adalah obat obatan herbal yang dijadikan jamu oleh masyarakat berbagai daerah.

Berbagai jamu di tanah air banyak menggunakan tanaman empon-empon seperti jahe, kencur, temulawak, hingga sereh. Kayu putih, sirih, pinang, mahkota dewa, kelor, kapulaga, kayu manis, jinten adalah sebagian dari bahan herbal buat obat serta penguat kesehatan.

 

Siswa Aktif

1. Buatlah daftar, apa saja makanan tradisional yang ada di kampung atau daerah kalian masing-masing dan uraikan sejelas-jelasnya makanan tersebut?

Jawaban:

Makanan Khas Jawa Tengah

a. Tahu Gimbal

Tahu Gimbal adalah makanan khas Semarang yang sangat populer karena rasanya yang unik. Makanan ini memiliki isian seperti irisan kol mentah, tauge, telur, lontong, dan gimbal. Gimbal adalah makanan yang terbuat dari udang yang digoreng dengan tepung dan memiliki rasa yang sangat gurih.

Tahu gimbal ini secara sekilas akan terlihat seperti gado-gado. Seluruh isian tahu gimbal akan disirami oleh bumbu kacang yang khas karena dibuat dengan petis udang sehingga rasanya sangat kaya. Saus kacang yang digunakan untuk tahu gimbal dibuat lebih cair atau encer dibandingkan dengan makanan lain yang menggunakan saus kacang juga.

b. Tempe Mendoan

Pada dasarnya tempe mendoan ini sama saja dengan tempe goreng lainnya. Hanya saja tempe mendoan ini dilumuri dengan tepung. Hal yang membedakan tempe mendoan dengan tempe goreng tepung yang biasanya adalah pada namanya yaitu mendoan. Selain itu teknik pembuatan tempe ini juga berbeda dengan tempe goreng tepung pada umumnya.

Biasanya tempe goreng tepung akan digoreng menggunakan minyak yang sangat banyak dengan api yang panas untuk membuat tekstur dari tepung yang mengikat tempe menjadi garing. Beda dengan tempe mendoan, meskipun digoreng dengan minyak yang banyak dan api yang panas, tetapi tempe mendoan tidak digoreng sampai tepung yang menyelimuti tempe tersebut garing atau setengah matang.

c. Lumpia Semarang

Kota Semarang memiliki berbagai macam makanan khas. Salah satu makanan khas Semarang adalah lumpia goreng. Lumpia goreng biasa dipadukan dengan sambal kacang atau cabe rawit untuk orang-orang yang suka pedas. Lumpia merupakan jenis makanan tradisional yang sangat beragam isiannya. Adapun isian dari lumpia goreng ini, antara lain adalah ayam, telur, sayuran, serta udang.

d. Tahu Petis

Tahu petis di Semarang biasa dijadikan sebagai cemilan. Namun, tak jarang juga warga lokal setempat menjadikan tahu Semarang yang disiram bumbu petis ini sebagai lauk yang bisa dimakan bersamaan dengan nasi.

Alasan utama mengapa tahu petis dinamakan demikian adalah karena makanan ini terdiri tahu kuning yang digoreng seperti biasanya dan disirami dengan bumbu petis. Bumbu petis ini bukan terbuat dari gula merah dan kacang seperti yang ada pada rujak. Namun, kuah petis ini terbuat dari udang yang dimasak dalam waktu yang sangat lama hingga menjadi kental. Kuah petis bisa menggunakan udang atau ikan, tergantung dari siapa yang memasaknya.

e. Mie Ongklok

Mie ongklok ini adalah salah satu makanan yang terkenal dengan kelezatannya di kalangan wisatawan lokal maupun mancanegara. Mie ongklok sendiri adalah makanan yang terdiri dari mie kuning yang direbus dan ditambahkan berbagai macam bahan lainnya. Tambahan dari mie ongklok sendiri biasanya ada irisan kol dan daun kucai. Kuah mie ongklok memang sedikit lebih kental dibandingkan dengan kuah mie pada umumnya.

f. Nasi Gandul

Nasi gandul atau yang biasa disebut dengan Sego Gandul (sega ghandul dalam bahasa Jawa), adalah makanan khas daerah Pati yang ada di Jawa Tengah. Sepintas makanan ini mirip dengan gulai dan semur daging sapi. Nasi gandul juga terlihat seperti makanan yang memiliki perpaduan antara soto dan gulai dengan kuah yang berwarna kecoklatan yang rasanya sangat gurih dan manis.

g. Soto Sokaraja

Makanan khas Jawa Tengah lainnya adalah soto sokaraja. Soto sokaraja ini berasal dari daerah Purwokerto dan Banyumas, di Jawa Tengah. Soto daging ini disajikan dengan lontong, taburan kerupuk kanji merah, dan siraman sambal kacang yang gurih. Ciri khas dari soto ini adalah sambel kacangnya yang tak terlalu pedas.

2. Bentuklah kelompok yang terdiri atas masing-masing sekitar lima siswa. Pilihlah salah satu jenis makanan tradisional yang kalian kenal. Diskusikan bagaimana membuat makanan tersebut. Selanjutnya, pilihlah waktu tertentu di masing-masing kelompok untuk bersama-sama membuat makanan tradisional tersebut.

Jawaban:

Cara membuat Lumpia Semarang

– Membuat isi: panaskan minyak kemudian tumis bawang putih dan ebi sampai harum.

– Tambahkan udang dan aduk sampai berubah warna.

– Sisihkan di pinggir wajan kemudian masukkan telur.

– Aduk sampai berbutir dan tambahkan rebung kemudian aduk sampai layu.

– Masukkan saus tiram, kecap manis, garam, merica bubuk, dan gula pasir. Aduk sampai meresap.

– Ambil selembar kulit lumpia. Beri isi. Lipat dan gulung. Rekatkan dengan larutan tepung terigu.

– Goreng dalam minyak yang sudah dipanaskan sampai matang.

– Membuat saus: rebus bawang putih dan air sampai mendidih.

– Masukkan gula merah, dan gula pasir dan aduk sampai larut.

– Kentalkan dengan larutan tepung sagu. Aduk sampai meletup-letup.

– Sajikan lumpia bersama saus dan pelengkap.