Undang-Undang NRI Tahun 1945 sebagai Dasar Hukum Tertulis Negara

Jawaban buatlah gambar pohon besar dimulai dari membuat batangnya tuliskan apa kewajiban kalian sebagai siswa pada gambar batang pohon tersebut

Berikut jawaban buatlah gambar pohon besar dimulai dari membuat batangnya tuliskan apa kewajiban kalian sebagai siswa pada gambar batang pohon tersebut. Sebelum kami uraikan contoh jawaban pada pertanyaan diatas. Kita akan ulas terlebih dahulu materi yang terkait pada pertanyaan diatas.

 

Undang-Undang NRI Tahun 1945 sebagai Dasar Hukum Tertulis Negara

Di keluarga tentu terdapat bukan hanya satu melainkan beberapa norma atau aturan. Seperti aturan untuk beribadah, aturan dalam berbicara satu sama lain, aturan menjaga kebersihan, aturan untuk saling membantu, dan sebagainya. Semua aturan itu adalah untuk membuat kehidupan keluarga tertib dan damai.

Di lingkungan sekolah juga selalu terdapat beberapa yang harus dipatuhi. Di antaranya adalah aturan seragam, aturan untuk mengikuti pelajaran di sekolah, aturan untuk menghormati guru dan para petugas di sekolah, serta banyak aturan lainnya. Antara satu aturan dengan aturan lain tidak boleh bertentangan karena akan menimbulkan kebingungan pada siswa.

Di masyarakat, norma atau aturannya lebih banyak lagi karena lebih banyak urusan yang perlu diatur. Ada aturan tentang mengelola sampah warga, aturan untuk menjaga keamanan lingkungan, aturan untuk mencegah penyebaran nyamuk guna menghindari wabah penyakit, dan sebagainya.

Baca Juga :  Jawaban tuliskan 10 kata yang huruf pertama kata dasarnya luluh ketika diberi awalan ‘me-’

Di rumah, di sekolah, serta di masyarakat terdapat banyak aturan. Maka di dalam sebuah negara tentu terdapat lebih banyak norma atau aturan karena urusan yang perlu diatur lebih banyak. Aturan negara biasa disebut hukum yang wujudnya antara lain berupa undang-undang. Undang-undang adalah hukum tertulis dalam sebuah negara.

Perlunya Dasar Hukum Tertulis

Kalian tentu menyadari betapa banyak aturan yang dimiliki oleh negara untuk menga tur masyarakat nya. Baik aturan itu berupa undang-undang mau pun aturan lainnya. Semua aturan atau hukum itu tidak boleh bertentangan. Hal tersebut diperlukan agar hak dan kewajiban yang harus dipenuhi masyarakat menjadi jelas.

Agar hukum tidak bertenta ngan, maka perlu adanya dasar hukum tertulis. Semua undang-undang atau aturan di dalam negara perlu bersumber pada dasar hukum tertulis. Ibarat pohon besar, dasar hukum ter tulis adalah batang utama pohon tersebut. Adapun undang-undang serta peraturan-peraturan di dalam negara adalah seperti batang dan rantingnya.

Tanpa dasar hukum tertulis, undang-undang serta keten tuan-ketentuan dapat bertentangan antara yang satu dengan yang lainnya. Bila hal itu terjadi akan membingungkan masyarakat untuk memenuhi hak dan kewajiban. Karena itu, setiap negara perlu memiliki dasar hukum tertulis.

UUD NRI Tahun 1945 sebagai Dasar Hukum Tertulis

Seperti telah disebutkan sebelumnya, setiap negara perlu memiliki dasar hukum tertulis agar dapat membuat berbagai undang-undang serta aturan lain yang benar-benar baik. Dasar hukum tertulis itu perlu dibangun di atas dasar negara yang telah ditetapkan. Di Indonesia, dasar negaranya adalah Pancasila.

Maka di tahun 1945 para pemimpin bangsa pun menyusun dasar hukum tertulis tersebut berdasarkan Pancasila. Dasar hukum tertulis yang disusun adalah berupa Undang-Undang Dasar yang kemudian dinamai Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD NRI Tahun 1945). Kalau seluruh norma hukum di Indonesia diumpamakan seperti pohon besar, maka UUD NRI Tahun 1945 merupakan batangnya. UUD NRI Tahun 1945 inilah dasar hukum tertulis dan menjadi dasar hukum tertulis dari semua hukum di Indonesia.

Baca Juga :  Jawaban ke manakah Arah Gayanya

 

Siswa Aktif

Buatlah gambar pohon besar dimulai dari membuat batangnya. Tuliskan apa kewajiban kalian yang terpenting sebagai siswa pada gambar batang pohon tersebut. Selanjutnya, catat apa saja yang juga menjadi kewajiban kalian sebagai siswa? Berapa banyak kewajiban-kewajiban tersebut? Gambarlah dahan pohon sebanyak kewajiban kalian itu, lalu masing-masing kewajiban dituliskan pada satu dahan yang berbeda.

Selanjutnya lengkapilah gambar pohon tersebut dengan ranting-ranting serta dedaunan. Tunjukkan gambar itu pada rekan sebangku kalian, dan diskusikan bersama.

Jawaban : 

Contoh kewajiban seorang siswa di sekolah adalah : 

  1. Mentaati peraturan dan tata tertib yang berlaku di sekolah.
  2. Menjaga kekondusifan dalam proses pembelajaran di sekolah.
  3. Menghargai serta menghormati seluruh warga sekolah.
  4. Menjaga nama baik sekolah.
  5. Tidak merusak fasilitas umum milik sekolah.
  6. Ikut serta dalam menjaga kebersihan lingkungan sekolah.
  7. Menggunakan seragam serta atribut sekolah sesuai ketentuan yang berlaku.
  8. Mengikuti seluruh kegiatan belajar mengajar dari jam pertama hingga jam terakhir.
  9. Membayar administrasi sekolah.
  10. Menjunjung tinggi nilai sopan, santun, salam, senyum, dan sapa.

Contoh Gambar Pohon Besar :

Silakan gambar pohon besar diatas, kemudian masukan kewajiban-kewajiban sebagai siswa yang sudah disebutkan diatas.