hubungan cahaya dan proses melihat

Jawaban hal baru apakah yang kalian dapatkan dari topik ini

Berikut jawaban hal baru apakah yang kalian dapatkan dari topik ini. Sebelum kami uraikan contoh jawaban pada pertanyaan diatas. Kita akan ulas terlebih dahulu materi yang terkait pada pertanyaan diatas.

 

Mari Refleksikan

1. Hal baru apakah yang kalian dapatkan dari topik ini?

Jawaban: Saya mendapatkan informasi tentang mata dan bagaimana cara mata melihat.

2. Apa hubungan cahaya dan proses melihat?

Jawaban: Kita dapat melihat karena cahaya. Sumber cahaya mengenai objek dan cahaya dipantulkan ke mata kita.

3. Mengapa kita tetap bisa melihat ketika malam hari?

Jawaban: Kita tetap bisa melihat ketika malam hari karena malam hari tetap ada sumber cahaya, bisa dari lampu, bulan, dan bintang.

4. Mengapa kita perlu berkedip?

Jawaban: Berkedip membuat mata kita tetap basah. Berkedip juga sebagai reflek ketika ada benda asing yang masuk ke mata

5. Informasi apa yang diberikan oleh mata kita? Jika mata kita tidak berfungsi, adakah cara lain untuk mendapatkan informasi ini?

Jawaban: Bervariasi. Informasi mengenai benda-benda di sekitar kita, di mana kita berada, siapa lawan bicara kita, tulisan yang kita baca, dan lainnya. Cara lainnya bisa melalui indra yang lain, seperti indra peraba, pendengaran, dan penciuman.

6. Apa saja yang tidak bisa kita lakukan jika kita tidak bisa melihat?

Jawaban: Kita bisa saja kesulitan saat beraktivitas. Meski demikian, Tuhan menciptakan indra-indra yang lain untuk saling melengkapi. Ketika salah satu indra tidak berfungsi, masih ada indra lain yang membantu walaupun tidak akan sama. Banyak orang dengan gangguan penglihatan dan masih bisa beraktivitas, bahkan mencetak prestasi. Mempunyai indra penglihatan yang sehat merupakan suatu hal yang perlu disyukuri.

7. Menurut kalian cara apa saja yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan mata kita?

Jawaban:

Cara yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan mata kita:

– Makan makanan yang bernutrisi

– Membaca dengan jarak yang cukup

– Mengatur penerangan saat membaca

– Tidak melihat layar televisi/komputer/telepon pintar dalam waktu lama

– Tidak menyentuh mata sembarangan

– Mengistirahatkan mata

– Periksa mata setiap 12 bulan

Belajar Lebih Lanjut

Bahaya dari Suara Keras atau Polusi Suara

Baca Juga :  Jawaban apakah teknologi harus menggunakan listrik

Saat mendengar suara yang terlalu keras, secara otomatis tangan kalian akan bergerak menutupi telinga. Ini karena suara yang keras membuat telinga kita sakit, bahkan bisa merusak pendengaran dan menyebabkan kehilangan pendengaran atau tuli.

Suara yang bising atau tidak enak didengar bisa disebut polusi suara. Polusi suara bisa terjadi pada manusia atau hewan. Polusi suara bisa dihasilkan oleh suara konstruksi bangunan, bor, transportasi, mesin las, dan sebagainya. Polusi suara yang terus-menerus bisa membuat orang susah tidur, stres, marah, dan gangguan pendengaran.

Gangguan Pendengaran

Kalian sudah lihat bahwa mendengar merupakan sebuah sistem yang berkesinambungan. Jika ada gangguan pada salah satu bagian, tentunya akan mengakibatkan gangguan pada keseluruhan sistem pendengaran kita.

Dengan mempelajari sistem pendengaran, manusia bisa menciptakan teknologi untuk alat bantu pendengaran, seperti implan koklea. Alat tersebut berfungsi sebagai pengganti penangkap bunyi dan langsung meneruskan ke otak. Alat bantu dengar ini tidak bisa memberikan bunyi yang sama seperti yang didengar oleh orang normal, namun bisa membantu mendengar peringatan berbahaya, suara-suara di sekitar, dan percakapan dengan orang.