benda elastis bisa menghasilkan gaya

Jawaban mengapa benda elastis bisa menghasilkan gaya

Berikut jawaban mengapa benda elastis bisa menghasilkan gaya. Sebelum kami uraikan contoh jawaban pada pertanyaan diatas. Kita akan ulas terlebih dahulu materi yang terkait pada pertanyaan diatas.

 

Lakukan Bersama

Setelah melakukan percobaan 1 dan 2 bersiaplah untuk membagi hasil diskusi serta solusi dengan kelompok lainnya. Gunakan sikap yang baik saat menyimak pendapat dari teman kalian.

Mari Refleksikan

1. Mengapa benda elastis bisa menghasilkan gaya?

Jawaban : Benda elastis bisa menghasilkan gaya karena benda elastis adalah benda yang lentur. Benda ini dapat mempertahankan bentuknya dan kembali menjadi bentuk semula.

2. Apa pengaruh gaya pegas terhadap gerak benda?

Jawaban : Pengaruh gaya pegas terhadap gerak benda adalah gaya pegas bisa membuat benda diam menjadi bergerak.

3. Apakah kalian tahu contoh benda elastis selain karet? Apa kegunaan benda tersebut?

Jawaban : Contoh benda elastis lainnya yaitu pegas, per, dan trampolin. Pegas digunakan pada timbangan, per digunakan di bawah kasur spring bed, dan trampolin digunakan untuk olahraga.

 

Belajar Lebih Lanjut

Benda pegas banyak ditemukan pada benda-benda sekitar kita. Pernahkah kalian menggunakan pulpen mekanik? Pada pulpen ini kita bisa mengeluarkan dan memasukkan ujung tintanya dengan menekan tombol yang disediakan. Pulpen tipe seperti ini menggunakan per di dalamnya. Per adalah benda elastis selain karet dan banyak digunakan dalam benda pegas.

Baca Juga :  Jawaban Aktivitas 7.5 Halaman 169 dan 170 Ekosistem IPA Kelas 10 Kurikulum Merdeka

Pegas juga banyak dipakai di alat timbangan. Umumnya dipakai oleh petani atau nelayan untuk menimbang. Bentuknya kecil sehingga praktis dan mudah di bawa. Apakah kalian pernah melihatnya?

Per ini juga digunakan di dalam kasur loh. Model kasur seperti ini dinamakan kasur per atau spring bed.

Kendaraan bermotor juga ada yang menambahkan per dengan fungsi yang sama. Umumnya per ini dinamakan suspensi atau akrab disebut dengan shockbreaker.

Ada pula alat olahraga yang bernama trampolin. Alat ini menggunakan kain yang tebal dan kuat serta per di sekelilingnya. Saat orang melompat di trampolin, per dalam alat ini akan mendorong orang tersebut. Akibatnya orang ini akan memantul tinggi. Semakin keras lompatan kita, maka semakin tinggi pantulannya.

Memilih Tantangan

Coba kalian lanjutkan percobaan 2 pada topik ini. Kalian bisa mencoba mencari tahu hal-hal berikut.
a. Apakah berat benda berpengaruh saat kita lontarkan menggunakan karet? Kalian bisa menambahkan benda selain bola kertas dengan berat yang berbeda-beda.
b. Apakah penambahan jumlah karet dapat membuat benda terlontar lebih jauh?

Untuk tantangan ini, kalian sebagai ilmuwan cilik bisa membuat sendiri langkah kerjanya. Mintalah lembar kerja pada guru kalian untuk menuliskan hasil percobaan kalian.

Apa yang Sudah Aku Pelajari?

1. Benda elastis adalah benda yang lentur. Benda ini dapat mempertahankan bentuknya dan kembali menjadi bentuk semula.

2. Gaya pegas ada pada benda elastis.

3. Benda elastis akan memanjang jika diberi gaya tarik. Jika dilepaskan, maka benda ini akan memberikan dorongan.

4. Gaya pegas bisa membuat benda diam menjadi bergerak.

5. Gaya pegas dipakai pada benda seperti timbangan, busur panah, alat pelontar, jok sepeda, dan lain sebagainya.

Baca Juga :  Jawaban apa manfaat keberagaman budaya di Indonesia