Kepala Suku Len

Jawaban mengapa Tigor suka menyiram tanaman

Berikut jawaban mengapa Tigor suka menyiram tanaman. Sebelum kami uraikan contoh jawaban pada pertanyaan diatas. Kita akan ulas terlebih dahulu materi yang terkait pada pertanyaan diatas.

 

BAB 2 Di Bawah Atap

Tujuan Pembelajaran

Dengan mempelajari Bab 2 ini kalian diharapkan dapat:
• memahami isi teks yang dibacakan;
• mengenali dan menggunakan awalan ‘me-’ sesuai kaidah bahasa Indonesia;
• menyampaikan pendapat dengan kalimat yang jelas; dan
• mencari informasi dan mempresentasikannya.

Siap-Siap Belajar

Perhatikan ilustrasi pada pembuka Bab II ini.
• Apa yang dilakukan orang-orang di dalam gambar?
• Apa sajakah tugas harian yang biasanya dilakukan di rumah?
• Tugas mana yang pernah kalian lakukan atau menjadi tugas harian kalian di rumah?

Baca Juga :  Jawaban mengisi Jurnal Membaca untuk setiap buku atau bacaan lain yang kalian baca

Menyimak

Guru akan membacakan cerita berikut ini.
Simaklah dengan baik!

Kepala Suku Len

Tigor suka menyiram tanaman karena Tigor suka bermain air. Dengan semprotan air di tangannya, Tigor dapat membuat hujan. Jika Tigor memutar kepala semprotan ke kanan, Tigor bisa menyemprotkan air lebih jauh. Jika Tigor memutar kepala semprotan ke kiri, air keluar seperti hujan gerimis. Kadang-kadang Tigor dapat melihat pelangi!

Sayangnya, Molen tidak suka. Kucing yang suka membuntuti Tigor itu takut air. Begitu Tigor menyalakan keran, Molen segera kabur dan masuk rumah. Baiklah, Tigor bekerja sendiri saja.

Rasanya Tigor ingin menyiram tanaman seharian, apalagi saat cuaca panas seperti ini. Tentu saja Inang tidak membolehkannya karena halaman akan menjadi becek. Kata Inang, menyiram tanaman secara berlebihan itu membuang-buang air. Itu tidak baik.

Syuuur! Syuuuur! Tigor beraksi. Dari tanaman berbunga ungu di pojok kiri sampai pohon mangga besar di kanan, semua disiram Tigor. Tigor melakukannya secara sistematis agar tidak ada yang terlewat.

Tigor hampir sampai di tanaman kecil-kecil punya Kak Tiur. Tiba-tiba … “Jangan! Kemarin sudah. Tanaman ini bisa mati kalau sering disiram,” kata Kak Tiur. “Kenapa?” Tigor heran sekali. “Ini sukulen. Lihat, daunnya tebal sekali. Ini untuk menyimpan air. Kalau sering disiram, sukulen bisa membusuk,” Kak Tiur menjelaskan.

“Su-ku-len? Suku Len? Aku baru tahu tanaman juga punya suku,” sahut Tigor heran. Tigor tahu keluarga mereka bersuku Batak. Tigor dan Kak Tiur bermarga Siregar, mengikuti marga Bapak.

“Kita bersuku Batak dan bermarga Siregar. Tanaman ini bersuku Len dan bermarga apa?” tanya Tigor. Kak Tiur tertawa. “Bukan begitu. Namanya memang sukulen. Bukan karena punya suku.”

Baca Juga :  Kisah Istri Nabi Ibrahim, Perempuan Teladan yang Melahirkan Nabi dan Rasul

Tigor ikut tertawa. Seru juga seandainya tanaman juga punya suku. Ada suku Mawar, suku Mangga, suku Anggrek, dan suku singkong.

Eh, kenapa Molen mengendus-endus? Tigor terpikir, “Hei, namamu juga ada ‘Len’. Mo-Len. Hmmm …, bagaimana kalau kamu menjadi Kepala Suku? Kepala Suku Len.” “Meooong …,” jawab Molen.

Jawablah pertanyaan-pertanyaan ini! Kalian tidak diperbolehkan membuka Buku Siswa untuk mencari jawabannya. Tuliskan jawaban kalian di buku tulis!

1. Mengapa Tigor suka menyiram tanaman?

Jawaban : Tigor suka menyiram tanaman karena Tigor suka bermain air.

2. Apakah yang sering dilakukan Tigor saat menyiram tanaman?

Jawaban : Dengan semprotan air, Tigor dapat membuat hujan.

3. Disebut apakah tanaman Kak Tiur?

Jawaban : Tanaman Kak Tiur disebut Sukulen.

4. Mengapa tanaman Kak Tiur tidak boleh sering disiram?

Jawaban : Kalau sering disiram sukulen bisa membusuk.

5. Siapakah Molen?

Jawab: Molen adalah kucing peliharaan Tigor.

6. Siapakah yang tidak membolehkan Tigor menyiram tanaman secara berlebihan?

Jawaban : Yang tidak membolehkan Tigor menyiram tanaman secara berlebihan adalah Kak Tiur

7. Apakah nama suku keluarga Tigor?

Jawaban : Nama Suku keluarga Tigor adalah Suku Batak

8. Apakah nama marga Tigor dan Kak Tiur?

Jawaban : Nama marga Tigor dan Kak Tiur adalah Siregar

9. Mengapa Tigor mengira Molen ada hubungannya dengan tanaman Kak Tiur?

Jawaban : Karena nama ”Molen” ada kata Len seperti tanaman kak Tiur yaitu Sukulen

10. Jabatan apa yang disebutkan Tigor untuk Molen?

Jawaban : Kepala Suku Len

Bagaimana? Kalian bisa menjawab semuanya, bukan? Sekarang kalian boleh membaca ulang cerita “Kepala Suku Len” dan memeriksa jawaban kalian.

Berdiskusi

Selanjutnya, diskusikan pertanyaan-pertanyaan berikut ini bersama-sama.

Baca Juga :  Jawaban apa perbedaan rambatan pada bunyi dan cahaya

1. Apakah kalian juga punya tugas yang kalian sukai di rumah? Apa yang kalian kerjakan? Apakah kalian melakukannya setiap hari? Apa yang membuat kalian menyukainya?

Jawab: Tugas saya adalah menyapu halaman rumah setiap sore. Hal yang membuat saya menyukai kegiatan tersebut adalah halaman menjadi bersih dan aman untuk bermain.

2. Apakah Molen memang kepala suku tanaman Kak Tiur? Jelaskan jawaban kalian!

Jawab: Molen bukan kepala Suku Len, itu hanya sebutan Tigor untuk kucing peliharaannya.

3. Tigor mengatakan dia bersuku Batak. Dari provinsi manakah suku Batak berasal?

Jawab: Suku Batak berasal dari Provinsi Sumatera Utara.

4. Tigor menyebut ibunya “Inang”. Bagaimana kalian memanggil ibu kalian?

Jawab: Saya memanggil ibu dengan Bunda.