Jenis-jenis Layanan Jasa ISP (Internet Service Provider)
Jenis-jenis Layanan Jasa ISP (Internet Service Provider)

Jenis-jenis Layanan Jasa ISP (Internet Service Provider)

masbejo.com – Jenis-jenis Layanan Jasa ISP (Internet Service Provider). Agar sebuah komputer dapat memperoleh akses ke jaringan internet, perlu peralatan yang cukup banyak seperti hub, switch, router, dan sebagainya. Akan tetapi sekarang, tidak seluruh peralatan tersebut perlu kamu miliki. Hal ini dikarenakan berbagai  perusahaan penyedia jasa akses internet telah banyak tersedia di Indonesia. Perusahaan-perusahaan ini dikenal dengan istilah ISP (Internet Service Provider). Perusahaan inilah yang memiliki perlengkapan yang diperlukan untuk akses ke internet. Anda hanya perlu menghubungkan komputer Anda ke jaringan yang telah dibuat ISP tersebut.

Jasa ISP (Internet Service Provider)

Terdapat berbagai jenis layanan akses internet yang ditawarkan ISP, tentunya dengan harga dan fasilitas yang beragam. Jenis-jenis layanan tersebut antara lain sebagai berikut.

  1. Dial Up

Layanan jenis ini merupakan layanan akses internet melalui kabel telepon. Anda membutuhkan dial up modem untuk layanan jenis ini. Umumnya, ISP membagi layanan ini dalam beberapa jenis paket layanan, seperti personal dial-up dan corporate dial-up. Personal dial-up umumnya ditujukan bagi para pengguna akses internet yang hanya mengaktifkan internet apabila diperlukan dan rata-rata hanya beberapa jam sehari. Adapun corporate dial-up diperuntukkan bagi perkantoran yang pengguna internetnya cukup tinggi.

Untuk memperoleh layanan akses internet, tentunya Anda perlu melakukan pendaftaran terlebih dahulu. Anda cukup mendatangi perusahaan penyedia jasa internet dan melengkapi persyaratan administrasi. Selanjutnya, Anda akan diberi user name dan password yang dapat Anda gunakan untuk mengakses internet. Terdapat pula paket layanan instan yang seakan-akan tidak mengharuskan Anda melakukan registrasi, yaitu telkomnet instan yang disediakan PT. Telkom. Sebenarnya, proses registrasi telah dilakukan ketika Anda memasang saluran telepon dan biaya akses internet digabungkan dalam tagihan telepon.

Baca Juga :  Kelebihan dan Kelemahan Internet

2. Mobile Access

Mobile Access merupakan layanan akses internet yang dapat Anda peroleh secara mudah dan praktis melalui perangkat telepon selular Anda. Untuk menggunakan layanan ini, Anda memerlukan telepon selular yang mendukung teknologi mobile access, baik telepon selular berbasis CDMA ataupun GSM. Selain telepon selular, terdapat pula mobile access modem yang dapat Anda gunakan untuk akses internet menggunakan komputer. Anda dapat memanfaatkan layanan mobile access melalui komputer pribadi, notebook/laptop, PDA, telepon selular, dan perangkat lainnya yang menunjang. Perlu Anda perhatikan layanan ini terbatas pada lingkup kerja (coverage area) dari operator telepon selular tersebut.

3. Hot Spot

Hot Spot adalah istilah yang diberikan kepada suatu lingkup area tertentu yang di dalamnya Anda dapat terhubung ke internet. Jadi, untuk memperoleh akses internet, Anda tinggal menghubungkan komputer Anda, biasanya laptop/notebook yang mendukung teknologi Wi-Fi. Hot spot umumnya terdapat pada area umum tertentu, seperti mall, bandara, kampus, dan cafe.

4. DSL (Digital Subcriber Line)

DSL menggunakan saluran telepon sebagai media tansmisi data. Akan tetapi, frekuensi yang digunakan berbeda dengan frekuensi suara sehingga saluran internet dan saluran telepon dapat digunakan secara bersamaan. Kecepatan transmisi data yang ditawarkan layanan DSL ini jauh lebih cepat dibandingkan layanan dial-up. Untuk beberapa area tertentu, layanan transmisi (downstream) sudah dapat diakses dengan kecepatan hingga 3 Mbps. Bandingkan dengan layanan dial-up yang hanya memiliki kecepatan hingga 56 KBps. Saat ini, di Indonesia baru PT. Telkom yang menyediakan paket layanan ini melalui paket Speedy dan Indihome.

Perhitungan Biaya Berlangganan

Terhubung ke internet pada dasarnya tidak memerlukan biaya apapun. Biaya yang harus Anda keluarkan adalah biaya sewa peralatan ISP yang Anda gunakan untuk akses ke internet. Terdapat tiga sistem perhitungan pembayaran yang ditagihkan pihak penyedia jasa akses  internet kepada pelanggannya. Berikut ketiga jenis sistem perhitungan pembayaran tersebut.

  1. Volume Base

Sistem perhitungan jenis ini mengacu pada jumlah data yang diambil dari internet. Umumnya, perhitungan berdasarkan kelipatan kilobyte data yang diambil, contohnya Rp10/kB dan Rp5/kB. Volume base banyak digunakan untuk mendapatkan akses melalui operator telepon selular berbasis GSM ataupun CDMA. Koneksi volume base sebaiknya Anda pilih jika Anda sering mengakses informasi internet yang berbasis teks atau bagi Anda yang sering mengobrol di internet (chating). Hal ini dikarenakan informasi berbasis teks ukuran datanya relatif lebih kecil dibandingkan bentuk grafis atau gambar.

Baca Juga :  Fungsi Pada Microsoft Excel yang Perlu Kamu Ketahui

2. Time Base

Sistem perhitungan biaya jenis ini mengacu pada berapa lama koneksi internet terhubung dengan komputer Anda. Umumnya, jenis koneksi dial up menggunakan saluran telepon menggunakan sistem perhitungan biaya time base. Adapun perhitungannya biasanya dilakukan untuk koneksi setiap menit, contohnya Rp75/menit atau Rp25/menit.

Koneksi dengan sistem time base lebih baik dipilih untuk Anda yang sering mengambil file-file berukuran besar dari internet, seperti file audio dan video.

3. Flat Rate/Unlimited

Sistem flat rate/unlimited merupakan sistem pembayaran yang ditagihkan dengan tarif tetap untuk jangka waktu tertentu, umumnya setiap bulan. Dengan sistem ini, Anda memiliki akses internet setiap saat, bahkan Anda dapat terus on line selama sebulan tanpa tambahan biaya. Sistem pembayaran jenis ini disediakan beberapa operator telepon selular di Indonesia juga beberapa ISP dengan koneksi melalui kabel.

Pembiayaan dengan sistem flat rate ini umumnya tepat digunakan bagi mereka yang membutuhkan koneksi internet terus-menerus. Contohnya, perkantoran atau mereka yang memiliki ketergantungan yang tinggi terhadap komunikasi dan transfer data melalui internet.

Sebagai perbandingan ketiga jenis sistem pembayaran tersebut, berikut diberikan contoh paket akses internet yang ditawarkan salah satu ISP di Indonesia menggunakan jaringan ADSL (Asymmetric Digital Subcriber Line).

paket internet

Itulah beberapa jenis layanan akses internet yang ditawarkan ISP, diantaranya dial-up, mobile access, hot spot, dan DSL (Digital Subcriber Line). Sistem pembayaran yang ditagihkan pihak penyedia jasa akses internet juga dibafi menjadi tiga jenis, yaitu volume base, time base, dan flat range/unimited.

Harga diatas mungkin saat ini sudah mengalami perubahan.

Semoga bermanfaat ya..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *