Ringkasan Peristiwa Otomotif
Polytron, merek lokal Indonesia, mencatatkan angka penjualan awal untuk mobil listrik G3 dan G3+ di pasar domestik pada Januari-Februari 2026. Data ini menjadi indikator penting bagi persaingan kendaraan listrik di Tanah Air, terutama bagi pendatang baru yang menantang dominasi merek global. Angka distribusi dan retail menunjukkan tantangan awal yang dihadapi merek nasional di tengah ketatnya kompetisi otomotif.
Posisi Model/Isu di Pasar Indonesia
Polytron memulai perjalanannya di pasar roda empat Indonesia sejak tahun 2025, memperkenalkan dua varian mobil listrik, G3 dan G3+. Langkah ini merupakan hasil kerja sama dengan Skyworth K EV, menandai upaya merek lokal untuk mendobrak dominasi pabrikan Jepang dan belakangan ini, merek China. Sebagai pendatang baru, Polytron menghadapi medan persaingan yang ketat di pasar otomotif nasional.
Data penjualan wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) untuk Januari-Februari 2026 menunjukkan Polytron berada di posisi ke-29. Distribusi wholesales merek ini mencapai 140 unit, menguasai 0,1 persen pangsa pasar dari total 147.631 unit penjualan. Angka ini mencerminkan posisi awal Polytron di tengah pasar yang padat dan kompetitif.
Sementara itu, catatan penjualan retail menempatkan Polytron di posisi ke-33, tepat di bawah Morris Garage dan di atas beberapa merek lain seperti Kia, Nissan, Mini