Sejarah Perkembangan Komputer
Sejarah Perkembangan Komputer

Sejarah Perkembangan Komputer dari Generasi ke Generasi

masbejo.com – Sejarah Perkembangan Komputer dari Generasi ke Generasi. Apakah kamu memiliki komputer?

Saat ini komputer bukanlah hal asing dan mewah, bahkan mungkin komputer sudah ada di setiap rumah maupun sekolah-sekolah. Komputer banyak membantu manusia dalam menyelesaikan pekerjaannya. Dengan komputer, pekerjaan-pekerjaan manusia dapat dilakukan dengan cepat dan mudah, termasuk untuk perhitungan.

Pada awalnya, pembuatan komputer ini memang bertujuan untuk membantu manusia dalam hal perhitungan. Seiring dengan perkembangan yang dialaminya, komputer kini memiliki fungsi lebih dari sekadar mesin penghitung. Sehingga, untuk mempelajari sejarah perkembangan komputer, tidak lepas dengan mempelajari sejarah perkembangan alat hitung.

Sejarah Perkembangan Komputer

1. Alat Hitung Tradisional

Sejak zaman dahulu, nenek moyang kita telah mengenal perhitungan dan pengolahan data. Mereka melakukan secara manual dengan menggunakan alat sederhana. Sejarah alat hitung secara mekanik dimulai dengan munculnya abakus sekitar 5000 tahun yang lalu di Asia kecil. Abakus dibentuk dari biji-bijian geser yang diatur pada sebuah rak. Para pedagang menggunakan alat ini untuk menghitung transaksi yang mereka lakukan. Sampai saat ini, abakus masih digunakan di beberapa tempat.

abacus

Pada tahun 1642, Blaise Pascal menemukan kalkulator roda numerik yang kemudian dinamai Pascaline. Pascal menemukan alat ini pada mulanya hanya untuk membantu ayahnya menghitung pajak. Alat ini menggunakan delapan roda putar bergerigi untuk menjumlahkan hingga delapan digit. Namun, Pascaline hanya mampu melakukan operasi penjumlahan saja.

pascaline

Pada tahun 1694, matematikawan dari Jerman, Gottfred Wilhem von Leibniz (1646–1716) menemukan alat hitung yang dapat melakukan operasi penjumlahan dan perkalian. Alat ini masih menggunakan roda bergerigi.

Barulah pada tahun 1820 kalkulator mekanik mulai populer. Hal ini ditandai dengan ditemukannya alat yang bernama Arithometer. Arithometer ini menyempurnakan temuan Pascal maupun Leibniz. Penemu Arithometer adalah Charles Xavier Thomas de Colmar. Mesin ini mampu melakukan empat fungsi aritmetik dasar, yaitu penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. Hingga masa Perang Dunia I, Arithometer lebih banyak digunakan.

Baca Juga :  Proses Kerja Beberapa Peralatan pada Komputer

2. Gagasan Penciptaan Komputer

Perkembangan komputer diawali dengan adanya gagasan dari Charles Babbage (1791–1871). Profesor Matematika Inggris ini membuat suatu mesin yang dapat melakukan perhitungan persamaan diferensial pada tahun 1822. Mesin ini menggunakan tenaga uap untuk menyimpan data dan melakukan perhitungan, serta sudah dilengkapi dengan mesin cetak otomatis.

komputer buatan babbage

Sementara itu asisten Babbage, Augusta Ada King, membantu membuat sebuah program yang dapat menginstruksi komputer dari dalam. Program ini kemudian dikenal dengan istilah ADA. Mesin temuan Babbage ini menggunakan 50.000 komponen dan kartu-kartu berlubang yang berisi instruktur bagi mesin tersebut. Setelah temuan Babbage tersebut, komputer mengalami perkembangan yang sangat pesat. Berikut orang-orang yang mengikuti jejak Babbage.

a. Tahun 1889, Herman Hollerith

Ia menemukan mesin untuk membantu sensus penduduk Amerika Serikat. Pada saat itu, perhitungan sensus penduduk membutuhkan waktu 7 tahun. Dengan temuan Herman ini, perhitungan sensus dapat diselesaikan hanya 6 minggu saja. Mesin Herman masih menggunakan kartu-kartu seperti mesin temuan Babbage.

b. Tahun 1931, Vaannevar Bush

Beliau menemukan kalkulator yang dapat menyelesaikan persamaan diferensial. Karena menggunakan ratusan gerigi dan poros untuk melakukan perhitungan, mesin ini berbentuk besar dan berat.

c. Tahun 1903, John V. Atanasoff dan Clifford Berry

Pada perkembangan berikutnya, mereka menemukan komputer dengan sistem Aljabar Boolean pada sirkuit elektrik. Sistem ini mengacu pada sistem biner aljabar yang ditemukan oleh George Boole. Sistem biner aljabar menyatakan bahwa setiap persamaan matematis dapat dinyatakan sebagai benar atau salah.

3. Komputer generasi pertama

Pada zaman dahulu, komputer tidaklah sepraktis sekarang ini. Awalnya, komputer berukuran sangat besar bahkan dapat memenuhi ruangan kamar. Komputer jenis ini termasuk dalam komputer generasi pertama. Komputer generasi ini dikembangkan karena lahirnya Perang Dunia II. Untuk memenangkan perang ini, para ilmuwan dari Jerman dan Inggris berlomba-lomba membuat komputer sesuai dengan kebutuhannya.

Baca Juga :  Dampak, Sanksi, dan Jenis Pelanggaran Hak Cipta

Tahun 1941, Konrad Zuse, insinyur dari Jerman, membuat komputer Z3 untuk mendesain pesawat terbang dan peluru kendali. Tahun 1943, Inggris menyelesaikan komputer yang dapat memecahkan kode rahasia yang dimiliki Jerman. Komputer ini dinamakan Colossus.

Tahun 1900–1957, IBM yang bekerja untuk Amerika, menemukan beberapa inovasi komputer. Mark I merupakan komputer relai elektronik. Mark I ini memiliki panjang setengah lapangan bola dan rentang kabel sepanjang 500 mil. Mark I mampu menyelesaikan perhitungan aritmetik dasar dan persamaan yang lebih kompleks. Inovasi selanjutnya adalah ENIAC. ENIAC merupakan komputer serbaguna yang mempunyai kecepatan 1.000 kali lipat Mark I. Kemudian pada tahun 1945 muncul komputer jenis EDVAC. Dengan sebuah memori yang ada di dalamnya, komputer mampu menampung baik program maupun data. Hal ini memungkinkan komputer berhenti pada suatu saat dan kemudian dapat melanjutkan pekerjaannya kembali. Pada tahun 1951 muncul kembali komputer jenis UNIVAC I. Komputer ini mampu memprediksi dengan benar kemenangan Dwilight D. Eisenhower pada pemilihan presiden Amerika tahun 1952.

eniac

Komputer pada generasi pertama dibuat untuk  tugas atau tujuan tertentu sehingga setiap komputer mempunyai kode biner yang berbeda. Hal ini menyebabkan komputer sulit diprogram dan kecepatannya terbatas.

4. Komputer Generasi Kedua

Penemuan transistor di tahun 1948 sangat berpengaruh terhadap perkembangan komputer. Tube vacuum yang biasa ada dalam komputer generasi pertama digantikan dengan transistor. Alat inilah yang menyebabkan ukuran komputer generasi kedua menjadi lebih kecil. Kode biner pun kemudian diganti dengan bahasa yang menggunakan singkatan-singkatan. Pada masa ini, bahasa pemrograman mulai bermunculan, seperti COBOL, FORTRAN, dan sebagainya. Bahasa-bahasa ini menggantikan kode mesin yang rumit menjadi kata-kata, kalimat, dan rumus matematis yang lebih mudah dipahami manusia. Dengan demikian dapat memudahkan manusia untuk memprogram atau mengatur komputer.

Baca Juga :  Bagian-bagian dan Ekstensi File pada Microsoft PowerPoint 2010

5. Komputer Generasi Ketiga

Pada komputer generasi kedua, ternyata penggunaan transistor mempunyai kelemahan. Meskipun bentuk komputer menjadi lebih kecil, tetapi transistor dapat menghasilkan panas yang besar. Hal ini tentu saja akan merusak bagian-bagian dalam komputer. Pada komputer generasi ketiga ini, Jack Kilby berhasil mengombinasikan tiga komponen elektronik dalam sebuah piringan kecil yang terbuat dari pasir kursa. Pada perkembangannya, para ilmuwan berhasil memasukkan lebih banyak lagi program ke dalam sebuah chip. Akibatnya, ukuran komputer dapat menjadi lebih kecil lagi. Sistem operasinya juga dapat memungkinkan komputer menjalankan berbagai program berbeda secara serentak.

6. Komputer Generasi Keempat

Tujuan dari pembuatan komputer generasi keempat adalah untuk mengecilkan ukuran sirkuit dan komponen-komponen elektroniknya. Penggantian komponen tersebut diharapkan dapat membuat komputer menjadi lebih kecil dan fleksibel lagi. Namun, pengecilan ukuran sirkuit ini tidak mengurangi kecepatan kerja komputer, tetapi justru dibuat menjadi lebih cepat lagi. Mulai generasi keempat inilah dikenal adanya PC (Personal Computer) dan komputer yang dapat dimasukkan dalam tas (notebook atau laptop). Bahkan, saat ini sudah ada komputer yang dapat digenggam.

laptop kompuer

Itulah sejarah perkembangan komputer dari mulai alat hitung manual hingga komputer generasi keempat yang kita gunakan saat ini. Perkembangan teknologi yang semakin luas saat ini mungkin akan memunculkan komputer generasi kelima, keenam, dan seterusnya. Mari kita nantikan perkembangan selanjutnya.

Semoga bermanfaat ya..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *