Tokoh Penting dalam Berdirinya Budi Oetomo

Tokoh Penting dalam Berdirinya Budi Oetomo

Tokoh Penting dalam Berdirinya Budi Oetomo – Halo sobat masbejo, Budi Utomo adalah organisasi modern pertama yang berbasis di Indonesia. Pendiri organisasi Budi Utomo didirikan oleh mahasiswa dari STOVIA atau School of Training of Inland Physicians. Organisasi Budi Utomo menjadi wadah perjuangan. Tujuannya adalah untuk membebaskan manusia dari kesengsaraan yang ada. Ada tokoh penting dalam berdirinya Budi Oetomo, keempat tokoh penting yang berperan dalam berdirinya Budi Utomo, berikut empat pendiri Budi Utomo.

Tokoh Penting dalam Berdirinya Budi Oetomo

1. Dr Wahidin Sudirohusodo

Wahidin Sudirohusodo lahir di Sleman, Yogyakarta, pada 7 Januari 1852. Wahidin adalah salah satu pendiri organisasi Budi Utomo yang saat itu juga menyelesaikan sekolah kedokterannya di STOVIA bersama Sutomo. Wahidin lah yang memberi nasehat kepada Sutomo dan akhirnya mendirikan organisasi Budi Utomo.

Wahidin Sudirohusodo dikenal sebagai dokter yang dermawan dan suka bergaul dengan orang banyak. Melalui kepribadiannya yang supel membuat Wahidin lebih mudah mendengar orang yang membutuhkan dan berperan membantu masyarakat.

Kedekatannya dengan rakyat memperkuat rasa nasionalisme Wahidin dalam upaya membebaskan rakyat dari penjajahan. Langkah pertama yang ia lakukan adalah menggalang dana untuk mendidik masyarakat yang saat itu tidak bersekolah.Wahidin Sudirohusodo berperan sebagai konsultan dan motivator di organisasi Budi Utomo dan di kalangan mahasiswa STOVIA. Wahidin meninggal pada 26 Mei 1917 dan dimakamkan di desa Mlati, Yogyakarta. Wahidin kemudian menerima gelar pahlawan pada 6 November 1973.

2. Dr. Sutomo

Nama asli Dokter Sutomo adalah Soebroto. Ia lahir di Nganjuk, Jawa Timur, pada 30 Juli 1888. Sutomo adalah seorang dokter yang juga aktif di dunia politik. Sutomo adalah pendiri organisasi Budi Utomo, setelah mendapat nasehat dari Wahidin Sudirohusodo, ia kemudian mendirikan Budi Utomo sebagai perkumpulan atau organisasi kemahasiswaan. Hal ini karena Belanda pada waktu itu melarang organisasi apapun yang berhubungan dengan politik.

Baca Juga :  Jawaban Akibat Tidak Melaksanakan Tanggung Jawab

Setelah lulus dari STOVIA pada tahun 1911, Sutomo kemudian bekerja sebagai dokter dan harus berpindah-pindah tempat. Dr. Sutomo juga dikenal sebagai dokter yang dermawan karena banyak memberikan pelayanan kepada masyarakat tanpa meminta imbalan. Sutomo juga mendirikan Indonesian Study Club (ISC) yang melahirkan sekolah tenun, bank perkreditan bahkan koperasi.

Sutomo meninggal dunia pada 30 Mei 1938 dalam usia 50 tahun. Nama Sutomo kemudian diabadikan sebagai nama sebuah rumah sakit di Surabaya. Selanjutnya, pada 27 Desember 1961, ia dianugerahi gelar Pahlawan Nasional.

3. Soeradji

Soeradji adalah salah satu pendiri Budi Utomo dan mahasiswa STOVIA, sangat cerdas dan mahir berbahasa Jawa. Soeradji adalah mahasiswa STOVIA yang aktif di organisasi Budi Utomo dan juga berinteraksi dengan masyarakat Indonesia yang saat itu hanya bisa berbahasa Jawa. Saat itu, Soeradji berperan dalam proses penamaan asosiasi Eco Projo dan Budi Utomo.

Soeradji lahir pada tahun 1887 di sebuah desa bernama Uteran di Kabupaten Ponorogo. Ayah Soeradji adalah Tirtodarmo, pensiunan guru dan kepala sekolah negeri.

Soeradji berhasil menyelesaikan sekolah dan menjadi dokter. Selain sebagai dokter, seperti dua pendiri Budi Utomo lainnya, Soeradji juga aktif terlibat dalam perjuangan kemerdekaan dan kepedulian terhadap umat manusia.

Selain pendiri Budi Utomo, Soeradji juga mendirikan Palang Merah Indonesia di Klaten, Jawa Tengah, pada 17 September 1946. Selain itu, Soeradji juga berpraktik sebagai dokter di kawasan Pakubowono X, kemudian dilanjutkan di Bandung dan daerah Riau. Kemudian ia terus memainkan perannya sebagai dokter dan melayani masyarakat.

Berkat jasa dan dedikasinya, Soeradji mendapat gelar Raden Tumenggoeng Tirtonegoro. Beliau wafat pada tanggal 13 Desember 1959 dan dimakamkan di Mlati, Yogyakarta. Namanya kemudian diabadikan sebagai nama RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro di Klaten pada tanggal 20 Desember 1997.

Baca Juga :  Jawaban diskusikanlah apa yang terjadi pada partikel-partikel zat cair ketika dipanaskan sehingga dapat berubah menjadi gas

4. Gunawan Mangunkusumo

Pendiri keempat Budi Utomo adalah Gunawan Mangunkusumo, sahabat Dr. Sutomo. Dikatakan pula bahwa Gunawan Mangunkusumo dan Sutomo tidak dapat dipisahkan. Selanjutnya, keduanya semakin dekat setelah berdirinya Budi Utomo.

Dalam organisasi Budi Utomo, Gunawan Mangunkusumo bertindak sebagai sekretaris. Ia dikenal sebagai sosok yang konsisten dalam usahanya bahkan pernah menjadi promotor dan motivator di Budi Utomo.

Dalam kegiatan organisasi, Gunawan memiliki sikap yang baik dan rasa timbal balik, sehingga organisasi Budi Utomo juga mendapat banyak apresiasi baik dari pihak yang berseberangan maupun yang bersahabat.

Gunawan dikenal sebagai sosok yang mencintai keadilan dan kemerdekaan. Ia juga memiliki semangat, visi dan pandangan politik yang sama dengan Sutomo. Oleh karena itu, baik Gunawan maupun Sutomo selalu rukun dalam kepengurusan organisasi Budi Utomo ini. Semua orang mengakui bahwa Gunawan Mangunkusumo memiliki kemampuan untuk meyakinkan semua orang orang atas gagasan ataupun pendapat yang dikemukakan demi kemajuan orgasnisasi Budi Utomo.

Demikianlah Tokoh Penting dalam Berdirinya Budi Oetomo. Setiap tokoh pendiri memiliki peranan tersendiri dalam keberlangsungan orgasnisasi Budi Utomo. Jangan lupa untuk berbagi informasi kepada keluarga, saudara maupun teman Anda. Dengan berbago informasi Anda telah berbagi ilmu kepada sesama.

Nantikan ulsaan mnarik lainnya dari kami, terima kasih dan semoga bermanfaat.

Baca Juga :

5 Link Twibbon hari Kebangkitan Nasional ke-114 Tahun 2022

Link Twibbon Harkitnas Hari Kebangkitan Nasional ke-114 2022

Deretan Ucapan Hari Kebangkitan Nasional 2022

Link Twibbon Happy Vesakh Day 2566 Tahun 2022

Link Twibbon Menarik Hari Perawat Internasional Tahun 2022

Link Twibbon Menarik Hari Keluarga Internasional tahun 2022

Ragam Twibbon Hari Buku Nasional Tahun 2022

Link Twibbon Dirgahayu ke-4 PASMAR 3 Tahun 2022

Baca Juga :  Jawaban salah satu bukti dari keragaman budaya yang merupakan hasil dari akulturasi

Link Twibbon Dirgahayu Divisi Infateri 3 Kostrad Tahun 2022

5 Link-Twibbon Hari Raya Waisak 2566 Tahun Buddhis 2022