Hotman Paris Puji Nyali Prabowo Bongkar Skandal Korupsi Eks Jampidsus

masbejo.com – Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea melontarkan pujian setinggi langit atas ketegasan Presiden Prabowo Subianto dalam mengawal pengusutan kasus dugaan korupsi yang menyeret mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Langkah berani Polri melakukan penggeledahan besar-besaran di belasan titik dinilai tidak mungkin terjadi tanpa adanya restu politik yang kuat dari kepala negara.

Fakta Utama Peristiwa

Kasus dugaan korupsi yang melibatkan mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, kini memasuki babak baru yang semakin memanas. Penggeledahan aset yang dilakukan oleh tim gabungan Kortas Tipikor Polri dan Polda Metro Jaya menjadi sorotan publik setelah menyasar belasan lokasi strategis.

Hotman Paris Hutapea secara terbuka mengapresiasi langkah Polri yang dinilai sangat agresif dalam membongkar simpul-simpul kekayaan yang diduga terkait dengan tindak pidana korupsi tersebut. Menurutnya, operasi dengan skala sebesar ini merupakan sinyal kuat bahwa pemerintah tidak lagi memberikan ruang bagi praktik korupsi di lembaga penegak hukum.

Keberanian Polri untuk masuk ke ranah yang sebelumnya dianggap "tak tersentuh" ini dipandang sebagai bukti nyata dari gaya kepemimpinan Prabowo Subianto yang mengedepankan transparansi dan pembersihan internal birokrasi secara menyeluruh.

Kronologi dan Detail Penggeledahan

Operasi besar-besaran ini bermula dari pengembangan kasus korupsi yang sebelumnya ditangani oleh Kortas Tipikor Polri. Dalam keterangannya pada Minggu, 12 Juli 2026, Hotman Paris mengungkapkan bahwa kepolisian telah bergerak melakukan penggerebekan terhadap harta benda milik pihak tersangka di berbagai lokasi.

Setidaknya terdapat 11 hingga 12 titik lokasi yang menjadi sasaran penggeledahan oleh aparat kepolisian. Lokasi-lokasi tersebut diduga kuat menjadi tempat penyimpanan aset atau dokumen penting yang berkaitan dengan aliran dana ilegal dalam kasus yang menjerat Febrie Adriansyah.

Terkait:  KY Periksa 2 Hakim PN Depok Tersangka KPK, Sanksi Menanti

Langkah ini dianggap sebagai terobosan besar, mengingat posisi Jampidsus merupakan salah satu jabatan paling krusial dalam struktur Kejaksaan Agung. Penindakan yang dilakukan oleh Polri terhadap oknum di lembaga penegak hukum lain menunjukkan adanya koordinasi yang ketat di bawah komando presiden.

Pernyataan Tegas Hotman Paris

Dalam sebuah pernyataan resmi, Hotman Paris menekankan bahwa keberhasilan Polri dalam membongkar kasus ini adalah buah dari keberanian politik Presiden Prabowo Subianto. Ia menyebut bahwa tanpa dukungan penuh dari istana, mustahil kepolisian berani menyentuh figur sekuat Jampidsus.

"Pertama-tama, Hotman Paris mengucapkan selamat atas ketegasan Bapak Presiden dalam kasus Jampidsus. Karena tidak mungkin operasi besar-besaran tersebut dilakukan oleh polisi tanpa ada restu dari Bapak Presiden dan akhirnya membuahkan hasil yang sangat besar," ujar Hotman dengan nada tegas.

Lebih lanjut, pengacara yang juga mantan kuasa hukum Prabowo Subianto ini membandingkan gaya kepemimpinan saat ini dengan era sebelumnya. Ia menilai Prabowo berhasil membuka mata masyarakat mengenai betapa kronisnya kerusakan yang terjadi akibat korupsi di tubuh BUMN dan BUMD.

"Bravo, bravo hebat Bapak Prabowo. Hal ini tidak pernah dilakukan oleh presiden-presiden sebelumnya. Justru Bapak Prabowo-lah yang membuka mata kita betapa parahnya keadaan negara kita, kerugian negara, dan kerugian ratusan BUMN dan BUMD," tambahnya.

Dampak dan Implikasi Terhadap Penegakan Hukum

Langkah tegas ini diprediksi akan membawa dampak signifikan terhadap peta penegakan hukum di Indonesia. Publik kini melihat adanya keseriusan pemerintah dalam melakukan "bersih-bersih" tanpa pandang bulu, bahkan jika harus berhadapan dengan petinggi di lembaga yudikatif.

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, juga turut memberikan pernyataan terkait dinamika ini. Ia mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto menginginkan seluruh aparat penegak hukum, baik Polri maupun Kejaksaan, untuk tetap solid namun tetap bekerja secara maksimal dalam memberantas korupsi.

Terkait:  Skandal Riset Palsu WNI di Denmark, DPR dan Menteri Desak Investigasi

"Pokoknya, kalau Pak Prabowo kan pasti penginnya para penegak hukumnya solid ya, all out. Dan tadi kita sudah bahkan sudah commit kita solid. Saya pertemukan Kortas sama Jampidsus, insyaallah solid," kata Habiburokhman saat ditemui di kompleks Senayan, Jakarta.

Pesan soliditas ini menjadi penting untuk mencegah terjadinya gesekan antarlembaga (ego sektoral) yang seringkali menghambat proses penyidikan kasus-kasus besar. Dengan adanya komitmen dari DPR dan Presiden, diharapkan proses hukum terhadap Febrie Adriansyah dapat berjalan transparan hingga ke meja hijau.

Konteks Tambahan: Komitmen Anti-Korupsi Era Baru

Pujian yang dilontarkan Hotman Paris bukan sekadar basa-basi politik, melainkan refleksi dari harapan publik akan perubahan nyata. Penanganan kasus korupsi yang melibatkan kerugian negara dalam jumlah fantastis di sektor BUMN dan BUMD memang menjadi salah satu janji kampanye utama Prabowo Subianto.

Keterlibatan Kortas Tipikor Polri dalam kasus ini juga menandai penguatan peran kepolisian dalam menangani tindak pidana korupsi yang bersifat strategis. Penggeledahan di belasan lokasi tersebut menjadi bukti bahwa intelijen ekonomi dan pelacakan aset (asset recovery) kini menjadi prioritas utama dalam setiap penyidikan.

Di sisi lain, dukungan dari tokoh publik seperti Hotman Paris memberikan legitimasi sosial bagi langkah-langkah ekstrem yang diambil pemerintah. Sebagai praktisi hukum senior, Hotman memahami betul risiko dan kompleksitas hukum dalam menyentuh pejabat tinggi, sehingga dukungannya dianggap sebagai sinyal bahwa prosedur yang dijalankan Polri sudah berada di jalur yang benar.

Masyarakat kini menanti langkah selanjutnya dari pemerintah dan aparat penegak hukum. Apakah pengusutan ini akan berhenti pada Febrie Adriansyah, atau justru menjadi pintu masuk untuk membongkar jaringan korupsi yang lebih luas di sektor-sektor strategis nasional lainnya. Satu hal yang pasti, ketegasan Presiden Prabowo Subianto telah menetapkan standar baru dalam perang melawan korupsi di Indonesia.