Mailing list, ISP, dan Topologi pertama di Indonesia
Mailing list, ISP, dan Topologi pertama di Indonesia

Mailing list, ISP, dan Topologi Internet Pertama di Indonesia

masbejo.com – Mailing list, ISP, dan Topologi Internet Pertama di Indonesia. Dengan dimulainya era internet di Indonesia, banyak pula kemunculan berbagai fasilitas telekomunikasi menggunakan internet. Ini dibuktikan dengan dibangunnya tempat berdiskusi mahasiswa Indonesia yang ada diluar negeri menggunakan internet. Tidak hanya tempat diskusi tetapi juga ada layanan internet pertama dan topologi jaringan pertama yang ada di Indonesia. Untuk lebih jelasnya masri kita simak penjelasannya.

Mailing list pertama di Indonesia

Pada tahun 1989-1990-an, teman-teman mahasiswa Indonesia di luar negeri mulai membangun tempat diskusi di internet, salah satu tempat diskusi Indonesia di internet yang pertama adalah indonesians@janus.berkeley.edu.

Berawal dari mailing list pertama di Janus, diskusi-diskusi antar teman-teman mahasiswa Indonesia di luar negeri menumbuhkan pemikiran alternatif berserta kesadaran masyarakat.

Pola mailing list ini ternyata terus berkembang dari sebuah mailing list legendaris di Janus. Akhirnya menjadi sangat banyak sekali mailing list Indonesia terutama di host oleh server di ITB & egroups.com. Mailing list ini akhirnya menjadi salah satu sarana yang sangat strategis dalam pembangunan komunitas di Internet Indonesia.

server itb pertama

Internet Service Provider pertama di Indonesia

ISP pertama kali di Indonesia ialah Ipteknet (http://www.iptek.net.id/) yang beroperasi penuh menjelang awal 1994. Pada tahun 1994-an mulai beroperasi PT IndoInternet (http://www.indo.net.id/) atau IndoNet yang dipimpin secara part-time oleh Sanjaya. IndoNet merupakan ISP komersial pertama Indonesia yang pada awalnya memanfaatkan lisensi dari PT Lintas Arta. Akses awal di IndoNet mula-mula memakai mode teks dengan shell account, browser Lynux, dan e-mail client pine pada server AIX.

Pada tahun 1995, beberapa BBS di Indonesia seperti Clarissa menyediakan jasa akses Telnet ke luar negeri. Dengan memakai remote browser Lynx di AS, maka pemakai internet di Indonesia dapat akses Web di internet (HTTP). Sejak 1988, CIX (Inggris) menawarkan jasa Email dan Newsgroup. Belakangan menawarkan jasa akses HTTP dan FTP. Beberapa pengguna internet memakai modem 1.200 bps dan saluran telpon internasional yang sangat mahal untuk mengakses internet. Sejak 1989, Compuserve (AS) juga menawarkan jasa e-mail dan belakangan Newsgroup, HTTP/FTP. Beberapa pengguna Compuserve memakai modem yang dihubungkan dengan Gateway Infonet yang terletak di Jakarta. Biaya akses Compuserve masih mahal, tetapi jauh lebih murah dari CIX.

Baca Juga :  Bagian-bagian dan Ekstensi File pada Microsoft PowerPoint 2010

Pada waktu itu pihak POSTEL belum mengetahui tentang celah-celah bisnis internet dan masih sedikit sekali pengguna internet di Indonesia. Sambungan awal ke internet dilakukan menggunakan dial-up oleh IndoNet, sebuah langkah yang cukup nekat barangkali. Lokasi awal IndoNet di daerah Rawamangun di kompleks dosen UI yang kebetulan ayah Sanjaya adalah dosen UI. ISP yang tidak lama menyusul IndoNET adalah RadNet http://www.rad.net.id/.

Topologi internet Indonesia tahun 1994

internet indonesia

Pada gambar di atas diperlihatkan topologi jaringan internet di Indonesia pada bulan November 1994. Sebagian besar sambungan masih menggunakan teknologi radio paket pada kecepatan 1,2 Kbps (1.200 bps) saja. Banyak sambungan terutama yang berlokasi di Bandung tersambung menggunakan Walkie Talkie pada band 2 meteran.

internet itb

Pada gambar di atas diperlihatkan topologi jaringan internet di ITB pada bulan November 1994. Sebagian besar masih menggunakan teknologi radio paket dengan walkie talkie kecepatan 1,2 Kbps (1.200 bps) saja. Harus diakui bahwa semua sambungan menggunakan walkie talkie di band 2 meter tersebut memang tanpa menggunakan izin frekuensi.

Internet sebagai sebuah sistem komunikasi global yang menghubungkan komputer-komputer dan jaringan-jaringan komputer di seluruh dunia ini memiliki suatu jaringan yang akan terhubung secara langsung maupun tidak langsung ke beberapa jalur utama yang disebut internet backbone dan dibedakan satu dengan yang lainnya menggunakan unique name yang biasa disebut dengan alamat IP 32 bit, misalnya 202.155.4.230. Komputer dan jaringan dengan berbagai platform yang mempunyai perbedaan dan ciri khas masingmasing (Unix, Linux, Windows, Mac, dan lain-lain) bertukar informasi dengan sebuah protokol standar yang dikenal dengan nama TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol). TCP/IP tersusun atas 4 layer (Network Access, Internet, Host-to-Host Transport, dan Application) yang masing-masing memiliki protokolnya sendiri-sendiri.

Baca Juga :  Mencari Informasi dengan Search Engine

Dalam internet jaringan komputer yang saling terhubung ke seluruh dunia tidak mengenal batas teritorial, hukum, dan budaya. Media informasi tanpa batas ini belakangan sangat populer dan disebut dengan Cyberspace. Saat ini diperkirakan terdapat 30.000 jaringan yang terhubung dengan internet.

Itulah mailling list, Internet Service Provider, dantopologi internet pertama yang ada di indonesia. Saat ini kita sangat dimudahkan dalam menggunakan dan memanfaatkan internet. Mungkin kita saat ini tidak bisa lepas dari smarphone dan internet barang satu hari saja. Kalau kamu menggunakan internet untuk kegiatan apa saja?

Semoga bermanfaat ya..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *