Perbaikan Jalan Amblas Lenteng Agung Dimulai Malam Ini, Cek Jadwalnya

masbejo.com – Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan mulai melakukan perbaikan permanen pada ruas jalan yang amblas di kawasan Lenteng Agung, Jagakarsa, pada Jumat (29/5/2026) malam guna memulihkan akses transportasi utama tersebut.

Fakta Utama Peristiwa

Proses perbaikan jalan yang amblas di Lenteng Agung dijadwalkan berlangsung mulai pukul 21.00 WIB hingga 22.00 WIB ke atas. Langkah ini diambil untuk meminimalisir gangguan lalu lintas di salah satu jalur tersibuk yang menghubungkan Depok dan Jakarta tersebut.

Sebelum perbaikan permanen dimulai, petugas telah melakukan penanganan darurat dengan memasang pelat besi di titik yang amblas. Berdasarkan pantauan di lokasi pada pukul 17.00 WIB, kendaraan, termasuk bus TransJakarta, sudah mulai diizinkan melintas secara perlahan di atas pelat baja tersebut setelah sebelumnya sempat dilakukan penutupan sementara.

Kronologi dan Detail Pengerjaan

Jalan amblas tersebut memiliki dimensi lebar sekitar 3 meter. Kerusakan ini diduga kuat dipicu oleh kegagalan konstruksi pada saluran air lama yang berada tepat di bawah badan jalan. Faktor usia infrastruktur yang sudah tua, ditambah dengan intensitas hujan yang tinggi belakangan ini, mempercepat penurunan kualitas struktur tanah dan beton di bawahnya.

Untuk menangani masalah ini secara permanen, pihak Suku Dinas SDA Jakarta Selatan akan mengganti konstruksi saluran lama dengan box culvert beton yang lebih kokoh. Spesifikasi material yang digunakan adalah box culvert berukuran 2×2 meter dengan total panjang mencapai 16 meter. Pemasangan ini akan dilakukan secara bertahap untuk memastikan stabilitas tanah di sekitar lokasi perbaikan.

Terkait:  Fakta Pahit PHEV: Konsumsi BBM Boros 3 Kali Lipat, Apa Artinya Bagi RI?

Pernyataan dan Fakta Penting

Kepala Suku Dinas SDA Jakarta Selatan, Santo, menegaskan bahwa pemilihan waktu pengerjaan pada malam hari adalah keputusan strategis. "Perbaikan permanen kami jadwalkan malam hari agar pekerjaan dapat berjalan optimal tanpa menimbulkan dampak besar terhadap lalu lintas," ujar Santo.

Sementara itu, Kasatpel SDA Kecamatan Jagakarsa, Sartono, menjelaskan bahwa estimasi waktu pengerjaan akan memakan waktu sekitar 2 hingga 3 hari. Selama proses tersebut, petugas akan bersiaga di lokasi untuk memastikan pemasangan box culvert berjalan sesuai rencana teknis.

"Nanti malam akan dilakukan pemasangan box culvert ukuran 2 meter. Mungkin ya bertahap ya, mungkin bisa 2 malam sampai 3 hari-lah maksimalnya," kata Sartono saat memberikan keterangan kepada media di lokasi kejadian.

Dampak dan Rekayasa Lalu Lintas

Meskipun ada pengerjaan besar, pihak berwenang memastikan tidak akan ada penutupan jalan secara total. Sebagai gantinya, skema lalu lintas buka-tutup sebagian lajur akan diterapkan. Hal ini dilakukan agar arus kendaraan tetap bisa mengalir, meskipun diprediksi akan terjadi perlambatan laju kendaraan (bottleneck) di sekitar titik pengerjaan.

Petugas dari Dishub dan kepolisian telah disiagakan sejak sore hari untuk mengatur ritme kendaraan. Sejak pukul 15.20 WIB, arus lalu lintas yang sempat tersendat mulai dibuka secara bertahap. Pengendara diimbau untuk tetap waspada dan mengurangi kecepatan saat melintasi pelat baja sementara sebelum masuk ke area pengerjaan malam nanti.

Terkait:  Sopir Angkot Tewas Dibacok di Cilincing, Pelaku Ditangkap Polisi

"Nanti nggak ada penutupan, cuma nanti jalurnya sebelah-sebelah. Satu jalur. Iya (nanti dibuka kembali)," tutur Sartono menjelaskan mekanisme pembagian lajur selama perbaikan berlangsung.

Konteks Tambahan Infrastruktur

Kawasan Lenteng Agung merupakan jalur arteri yang sangat vital bagi mobilitas warga dari arah penyangga menuju pusat Jakarta. Kerusakan infrastruktur di titik ini sering kali berdampak sistemik terhadap kemacetan di ruas jalan sekitarnya, seperti Jalan Raya Margonda dan area Pasar Minggu.

Penggunaan box culvert beton berukuran 2×2 meter diharapkan menjadi solusi jangka panjang. Dibandingkan dengan konstruksi saluran air model lama, box culvert memiliki daya tahan beban yang jauh lebih tinggi terhadap tekanan kendaraan berat yang setiap hari melintasi kawasan tersebut.

Pihak SDA juga memohon dukungan dan kesabaran dari masyarakat pengguna jalan selama proses perbaikan berlangsung. Gangguan kecil berupa perlambatan arus dianggap sebagai konsekuensi yang tidak terhindarkan demi keamanan dan kenyamanan berkendara yang lebih baik di masa depan.

Hingga berita ini diturunkan, petugas di lapangan terus melakukan persiapan teknis, termasuk menyiagakan alat berat dan material beton di bahu jalan agar proses eksekusi pada pukul 21.00 WIB nanti dapat berjalan tepat waktu. Pengguna jalan disarankan untuk mencari rute alternatif jika ingin menghindari potensi kepadatan di sekitar Lenteng Agung selama akhir pekan ini.