masbejo.com – Panitia penyelenggara Hoegeng Awards 2026 resmi memulai tahapan uji publik bagi 15 kandidat polisi teladan yang telah lolos seleksi ketat Dewan Pakar. Masyarakat kini diajak berperan aktif memberikan masukan, baik informasi positif maupun catatan kritis, guna memastikan para calon penerima penghargaan benar-benar merepresentasikan integritas dan dedikasi luar biasa layaknya sosok legendaris Jenderal Hoegeng Iman Santoso.
Fakta Utama Peristiwa
Tahapan uji publik ini dibuka secara resmi mulai hari ini, Kamis, 7 Mei 2026. Keputusan untuk menetapkan 15 besar kandidat ini diambil setelah Dewan Pakar melakukan rapat pleno mendalam di Menara Bank Mega, Jakarta Selatan, pada Rabu, 6 Mei 2026.

Para kandidat yang terpilih terbagi ke dalam lima kategori utama, yaitu Polisi Berdedikasi, Polisi Inovatif, Polisi Pelindung Perempuan, Anak dan Kelompok Rentan, Polisi Tapal Batas dan Pedalaman, serta Polisi Berintegritas. Setiap kategori diisi oleh tiga personel kepolisian yang dinilai memiliki rekam jejak menonjol di bidangnya masing-masing.
Redaksi menjamin kerahasiaan identitas setiap warga yang memberikan informasi tambahan selama proses uji publik ini berlangsung. Hal ini dilakukan untuk mendorong transparansi dan objektivitas dalam penilaian akhir sebelum penganugerahan dilakukan.
Kronologi dan Proses Seleksi Kandidat
Proses penjaringan kandidat Hoegeng Awards 2026 bukanlah perkara singkat. Nama-nama yang muncul merupakan hasil usulan langsung dari masyarakat melalui formulir digital yang telah dibuka sebelumnya. Ribuan usulan masuk dan disaring secara ketat oleh panitia.

Setelah usulan diterima, panitia melakukan proses verifikasi berlapis. Langkah ini meliputi menghubungi pihak pengusul untuk validasi data, hingga melakukan pengecekan langsung ke lapangan guna melihat bukti nyata dari pengabdian para personel tersebut. Hasil verifikasi lapangan inilah yang kemudian diserahkan kepada Dewan Pakar untuk dikerucutkan menjadi 15 kandidat terbaik.
Dewan Pakar yang terlibat dalam proses seleksi ini terdiri dari tokoh-tokoh kredibel dengan latar belakang beragam, di antaranya:
- Dr. Habiburokhman, S.H., M.H. (Ketua Komisi III DPR)
- Alissa Qotrunnada Wahid, M.Psi (Koordinator Nasional Jaringan Gusdurian Indonesia)
- Putu Elvina, S.Psi., MM (Wakil Ketua Komnas HAM)
- Dr. Mas Achmad Santosa, S.H., LL.M. (Mantan Plt Pimpinan KPK)
- Gufron Mabruri (Anggota Kompolnas)
Daftar Lengkap 15 Kandidat Hoegeng Awards 2026
Berikut adalah profil singkat para kandidat yang kini memasuki tahap uji publik:

1. Kategori Polisi Berdedikasi
- Aiptu Dafit Rico Dermawan: Kasubnit II Unit 6 Sat Reskrim Polresta Padang. Ia dikenal luas karena strategi penyamarannya yang efektif dalam menangkap pelaku kejahatan.
- Brigpol Kamaludin: Bhabinkamtibmas Desa Sermong, Sumbawa Barat, NTB. Ia dinilai sukses memberdayakan warga lokal dan menekan angka pengangguran di wilayahnya.
- Kombes Eko Budhi Purwono: Dirbinmas Polda Riau. Ia menginisiasi konsep green policing dan berhasil mengubah pola pikir warga dalam menjaga kelestarian hutan.
2. Kategori Polisi Inovatif
- Aipda Frits Bidara: Ps Kaur Ident Satreskrim Polres Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara. Ia menggagas program jemput bola perekaman sidik jari bagi pelajar di wilayah kepulauan.
- Kombes Christian Tobing: Kapolresta Sidoarjo, Jawa Timur. Inovasinya menciptakan mal mini pelayanan publik di lingkup kepolisian mendapat apresiasi tinggi.
- Brigadir Renita Rismayanti: Anggota Divisi Hubungan Internasional Polri. Ia merupakan Polwan terbaik PBB yang berkontribusi besar dalam misi perdamaian di Afrika Tengah.
3. Kategori Polisi Pelindung Perempuan, Anak, dan Kelompok Rentan
- Ipda Kadek Sumerta: Panit Reskrim Polsek Blahbatuh, Gianyar, Bali. Ia aktif membina yayasan disabilitas dan membangun kepercayaan kelompok rentan terhadap Polri.
- AKP Siti Elminawati: Kasat Reskrim Polres Sigi, Polda Sulawesi Tengah. Dikenal karena pendekatan humanisnya dalam menangani kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.
- AKBP Ema Rahmawati: Kasubbag Binops Direktorat Tindak Pidana PPA dan PPO Bareskrim Polri. Ia menjadi sosok kunci dalam pengawalan kasus-kasus PPA di tingkat nasional.
4. Kategori Polisi Tapal Batas dan Pedalaman
- Iptu Bastian Tuhuteru: Kapolsek Leksula, Buru Selatan, Maluku. Ia mendedikasikan dirinya sebagai pendidik bagi masyarakat adat di wilayah terpencil.
- Ipda Motalip Litiloly: Kasat Samapta Polres Nduga, Polda Papua. Ia berhasil membangun jembatan kepercayaan dengan warga di wilayah konflik Nduga.
- Bripka Hamzah Ladema: Bhabinkamtibmas Desa Sonit, Banggai Laut, Sulawesi Tengah. Telah mengabdi selama 15 tahun untuk warga di pulau terdepan Sulawesi Tengah.
5. Kategori Polisi Berintegritas
- Kombes Muhammad Arsal Sahban: Analis Kebijakan Madya Bidang Eksus Bareskrim Polri. Mantan komandan Tim Cobra yang dikenal sangat berintegritas hingga sempat dicalonkan warga menjadi bupati.
- Kombes Norul Hidayat: Kepala SPN Polda Bangka Belitung. Sosok sederhana yang sangat menekankan prinsip no pungli di lingkungan pendidikan kepolisian.
- Kombes Yimmy Kurniawan: Analis Kebijakan Madya Bidang Binkar SSDM Polri. Dikenal oleh warga Sragen sebagai sosok polisi yang profesional dan hidup bersahaja.
Mekanisme Penyampaian Masukan Masyarakat
Masyarakat yang memiliki informasi tambahan, baik berupa testimoni positif maupun laporan mengenai perilaku negatif kandidat, dapat mengirimkan masukan melalui email resmi: hoegengawards@detik.com.
Beberapa ketentuan dalam penyampaian masukan adalah:
- Gunakan subjek email: Hoegeng Awards 2026.
- Wajib menyertakan dokumen atau data pendukung (foto, video, atau dokumen tertulis).
- Sertakan nama terang dan nomor telepon yang dapat dihubungi untuk keperluan verifikasi lebih lanjut.
- Panitia menegaskan tidak menerima segala bentuk penggalangan dukungan (mobilisasi massa) dalam tahap uji publik ini.
Dampak dan Implikasi Terhadap Institusi Polri
Penyelenggaraan Hoegeng Awards 2026 bukan sekadar ajang pemberian penghargaan, melainkan instrumen penting untuk memantau dan meningkatkan kinerja Polri secara berkelanjutan. Dengan melibatkan publik secara langsung, proses ini menciptakan sistem kontrol sosial yang sehat terhadap aparat penegak hukum.

Kehadiran sosok-sosok polisi teladan ini diharapkan mampu memperbaiki citra institusi Polri di mata masyarakat. Selain itu, penghargaan ini menjadi motivasi bagi personel kepolisian lainnya di seluruh pelosok negeri untuk terus berinovasi dan menjaga integritas di tengah tantangan tugas yang semakin kompleks.
Konteks Tambahan: Menghidupkan Spirit Jenderal Hoegeng
Hoegeng Awards mengambil inspirasi dari Jenderal Polisi (Purn) Hoegeng Iman Santoso, Kapolri ke-5 yang dikenal sebagai simbol kejujuran dan kesederhanaan di Indonesia. Di tengah dinamika penegakan hukum saat ini, mencari "Hoegeng-Hoegeng Baru" menjadi misi krusial untuk memastikan Polri tetap menjadi pelindung dan pengayom masyarakat yang terpercaya.
Melalui tahapan uji publik ini, panitia ingin memastikan bahwa siapa pun yang nantinya terpilih, mereka adalah individu yang benar-benar sudah "selesai dengan dirinya sendiri" dan mendedikasikan hidupnya untuk kepentingan publik dan negara. Partisipasi aktif masyarakat dalam memberikan informasi yang akurat akan menjadi penentu kualitas dari penerima penghargaan ini di masa depan.