Mandiri Rilis DHE Tracker: Permudah Eksportir Patuh Regulasi

Ringkasan Peristiwa Keuangan

Bank Mandiri meluncurkan fitur DHE Tracker pada platform digital Kopra by Mandiri, memberikan solusi terintegrasi bagi eksportir. Inovasi ini secara langsung memudahkan pelaku usaha memantau, mengelola, dan memastikan kepatuhan penempatan Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) pada Rekening Khusus (Reksus) sesuai ketentuan berlaku. Langkah ini strategis bagi pasar keuangan nasional, terutama dalam konteks penguatan likuiditas valuta asing domestik dan stabilitas nilai tukar Rupiah.

Kepatuhan terhadap regulasi DHE SDA sangat krusial untuk menjaga aliran devisa tetap berada dalam sistem keuangan Indonesia, mendukung stabilitas moneter dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Implementasi fitur DHE Tracker berpotensi mempercepat proses rekonsiliasi transaksi DHE SDA, menekan risiko kesalahan pencatatan, dan memberikan visibilitas real-time yang vital bagi eksportir. Hal ini juga dapat memperkuat sentimen positif pasar terhadap upaya pemerintah dan sektor perbankan dalam menjaga fundamental ekonomi nasional.

Posisi Isu di Lanskap Ekonomi Nasional

Pengelolaan DHE SDA menjadi isu sentral dalam lanskap ekonomi Indonesia, terutama sejak diberlakukannya Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2025. Beleid ini mewajibkan devisa yang berasal dari kegiatan pengusahaan, pengelolaan, dan/atau pengolahan sumber daya alam ditempatkan dalam sistem keuangan nasional melalui mekanisme tertentu. Implementasi aturan ini menuntut ketelitian administrasi dan pemantauan transaksi yang konsisten dari perusahaan eksportir.

Kopra by Mandiri hadir sebagai jawaban atas kebutuhan tersebut, memperkuat peran Bank Mandiri dalam mendukung ekosistem keuangan Indonesia. Fitur DHE Tracker menjadi katalisator bagi eksportir untuk tidak hanya memenuhi aspek kepatuhan, tetapi juga mengoptimalkan arus kas dan likuiditas usaha. Transparansi dan efisiensi dalam pengelolaan DHE SDA sangat esensial untuk menjaga stabilitas ekonomi makro dan daya saing eksportir di kancah global. Peningkatan kepatuhan ini secara langsung berkontribusi pada penguatan sistem keuangan nasional.

Detail Angka atau Kebijakan

Fitur DHE Tracker dirancang untuk memberikan visibilitas menyeluruh terhadap transaksi dana yang masuk ke Rekening Khusus DHE SDA. Melalui platform ini, perusahaan eksportir dapat memantau setiap aliran dana secara real-time, memungkinkan proses rekonsiliasi dan pencatatan yang lebih akurat, cepat, dan efisien. Kemudahan ini meminimalkan risiko kesalahan pencatatan dan duplikasi data, yang kerap menjadi tantangan dalam pelaporan dan pemeriksaan.

Terkait:  OJK: Demutualisasi BEI Buka Pintu Dividen dan Saham Negara

Salah satu keunggulan utama DHE Tracker adalah kemampuan "self-flagging". Fitur ini memungkinkan perusahaan mengkategorikan dana yang diterima berdasarkan jenisnya, seperti hasil ekspor minyak dan gas, non-minyak dan gas, maupun transaksi lainnya sesuai ketentuan regulasi. Pengelompokan transaksi yang sistematis ini sangat membantu tim keuangan dalam menyusun laporan internal, mendukung proses audit, serta memastikan pemenuhan kewajiban regulasi secara tertib dan terdokumentasi. Selain itu, sistem ini juga dilengkapi dengan notifikasi otomatis setiap kali terdapat dana masuk ke Rekening Khusus DHE SDA. Informasi tersebut dapat diakses langsung melalui platform Kopra by Mandiri, menghilangkan kebutuhan pengecekan manual secara berkala dan memastikan pengawasan arus devisa yang lebih responsif. Laporan transaksi masuk juga dapat diunduh sebagai dokumen pendukung administrasi, memudahkan perusahaan menyimpan arsip dan mempersiapkan dokumen untuk kebutuhan pelaporan atau pemeriksaan.

Poin Penting

Inovasi berkelanjutan Bank Mandiri melalui DHE Tracker ini menegaskan komitmen perusahaan untuk mendukung eksportir Indonesia. Tujuan utamanya adalah memastikan pengelolaan DHE SDA tidak hanya memenuhi aspek kepatuhan, tetapi juga memberikan kemudahan, transparansi, dan efisiensi. Eksportir dapat mengelola kewajiban devisa dengan lebih terkontrol, sekaligus mengoptimalkan likuiditas usaha mereka. Hal ini secara langsung memperkuat sistem keuangan nasional dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Hingga Desember 2025, platform Kopra by Mandiri telah menunjukkan kinerja impresif. Nilai transaksi yang tercatat melampaui Rp 27.000 triliun, mencerminkan pertumbuhan lebih dari 20% secara tahunan. Sementara itu, volume transaksi menembus angka 1,5 miliar, atau meningkat 14% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Jumlah pengguna Kopra by Mandiri juga telah melampaui 300.000, menunjukkan peningkatan kepercayaan korporasi terhadap layanan digital yang ditawarkan oleh Bank Mandiri. Data ini menggarisbawahi posisi Kopra by Mandiri sebagai platform yang relevan dan adaptif terhadap kebutuhan pelaku usaha di sektor wholesale.

Dampak bagi Investor dan Masyarakat

Bagi investor, peluncuran DHE Tracker oleh Bank Mandiri mengirimkan sinyal positif terkait upaya penguatan cadangan devisa dan stabilitas Rupiah. Peningkatan kepatuhan eksportir terhadap regulasi DHE SDA dapat mengurangi volatilitas mata uang domestik, yang pada gilirannya dapat meningkatkan kepercayaan pasar terhadap fundamental ekonomi Indonesia. Ini berpotensi mempengaruhi keputusan investasi, khususnya pada sektor-sektor yang rentan terhadap fluktuasi kurs.

Terkait:  Fitch Evaluasi Peringkat Utang RI, OJK Paparkan Agenda Reformasi Ekonomi

Di tingkat pasar keuangan nasional, penempatan DHE SDA yang lebih terstruktur dan transparan di dalam negeri berarti lebih banyak devisa yang tersimpan, mengurangi tekanan terhadap Rupiah dan mendukung kebijakan moneter Bank Indonesia. Hal ini krusial dalam menjaga stabilitas ekonomi makro dan menarik arus modal asing. Bagi eksportir, dampak paling terasa adalah efisiensi operasional yang signifikan, minimisasi risiko denda kepatuhan, dan pengelolaan likuiditas yang jauh lebih baik. Kemudahan ini dapat mendorong daya saing eksportir di pasar global, karena mereka dapat lebih fokus pada inti bisnis tanpa terbebani kerumitan administrasi devisa.

Pernyataan Resmi

Senior Vice President Digital Wholesale Banking Bank Mandiri, Yohan Sugiono, dalam keterangan tertulis pada Jumat (6/3/2026), menegaskan komitmen Bank Mandiri. "Inovasi ini menjadi bagian dari komitmen Bank Mandiri mendukung eksportir Indonesia tumbuh berkelanjutan dan berdaya saing di pasar global. Pada saat bersamaan, juga memperkuat sistem keuangan nasional serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," ujar Yohan.

Lebih lanjut, Yohan menjelaskan bahwa DHE Tracker pada Kopra by Mandiri bukan hanya layanan perbankan, melainkan mitra strategis bagi perusahaan. Fitur ini membantu menjaga kepatuhan, meningkatkan efisiensi operasional, dan mendukung stabilitas sistem keuangan nasional. "Melalui inovasi ini, Bank Mandiri tidak hanya menyediakan layanan perbankan, tetapi juga menghadirkan solusi yang memperkuat tata kelola keuangan eksportir," tambahnya. Yohan juga menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa "Kehadiran DHE Tracker semakin memperkuat peran Kopra by Mandiri sebagai enabler transformasi digital sektor wholesale, sekaligus katalis pertumbuhan ekonomi nasional."

Langkah atau Perkembangan Selanjutnya

Bank Mandiri secara konsisten menunjukkan peran aktifnya dalam mendorong penguatan ekosistem ekspor Indonesia melalui transformasi digital yang relevan dan adaptif. Ke depan, fokus akan tetap pada pengembangan solusi berorientasi kebutuhan pelaku usaha, guna memastikan kepatuhan regulasi dan efisiensi operasional dapat berjalan seiring.

Implementasi DHE Tracker ini diharapkan dapat menjadi model bagi industri perbankan dalam mendukung kebijakan pemerintah terkait pengelolaan devisa. Pemantauan terhadap implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2025 serta dampaknya terhadap arus devisa dan stabilitas ekonomi nasional akan terus menjadi perhatian utama. Transformasi digital Kopra by Mandiri diharapkan terus menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi nasional, dengan semakin banyak korporasi yang merasakan manfaat dari layanan terintegrasi ini.